PERHATIAN!

Blog ini berisi berbagai macam tulisan saya. Untuk memudahkan pencarian, silahkan pilih menu kategori di samping! (Setelah pilihan Editor)

Selamat Membaca!
Reaksikan dan beri komentar!

My Radio Station

Rabu, 06 Desember 2017

Wakil Walikota Bandung, Melanie Subono dan Pidi Baiq Warnai Pembukan Anti-Corruption Youth Camp 2017 Bandung

Anti-Corruption Youth Camp (ACYC) 2017 yang pada kali diadakan di Kota Bandung telah dibuka kemarin (4/12) oleh wakil walikota Bandung dan bertempat di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota Bandung, Oded Muhammad Danial dengan sambutan yang sangat meriah nan menggugah. Tak lupa
Wakil Walikota Bandung
Oded Muhammad Danial
ia menghimbau kepada para hadirin akan bahaya ancaman korupsi bagi bangsa. "Korupsi merupakan ancaman terdepan bangsa ini. Maka kita semua, seluruh komponen bangsa, harus berperan dan melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir", terang Oded dalam sambutannya.

Harapan besar dari Oded kepada para peserta khususnya generasi muda agar tetap dengan semangat tinggi melawan korupsi serta berpartisipasi dalam pembangunan. "Harapannya generasi muda ke depan mampu menghindari praktek korupsi dan dapat menjadi penerus pembangunan di Indonesia", tambahnya. Yang menjadi titik penting Oded adalah mental spiritualitas dalam diri para aktivis penekan praktek korupsi walaupun dengan metode canggih. Baginya, tanpa mental spiritualitas maka segala usaha pasti terkendala apapun caranya.

Dadang dari Transparency International
Indonesia sebagai Keynote Speaker
Berlanjut dengan keynote speaker yang diisi oleh Dadang Trisasongko dari Transparency International Indonesia dan Penasehat KPK Mohammad Tsani Annafari. Selaras dengan momen agenda Anti-Corruption Youth Camp, Dadang menyampaikan gambaran Indonesia di tengah pusaran korupsi global hingga peringkat korupsinya, pun Tsani menyambung dengan himbauan akan pentignya tugas generasi muda dalam memberantas korupsi minimal di lingkungannya.

Acara pembukaan ACYC semakin dimeriahkan oleh talkshow beberapa public figure yang aktif dalam kegiatan serta kepedulian sosial seperti Aktivis Digital Iman Sjafei, Aktivis Sosial Anita Wahid, Sujanarko dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Penyanyi Melanie Subono dan Seniman multitalenta Pidi Baiq. Kolaborasi para tokoh tersebut mampu membuat antusiasme peserta semakin tinggi. 

Iman dan Anita menyampaikan urgensi serta bagaimana sebenarnya dan seharusnya aktivisme digital. Dilanjutkan dengan Sujanarko terkait keterlibatan pemuda dalam penanggulangan korupsi dengan harapan agar generasi muda berperan merubah masyarakat visual menjadi masyarakat yang mampu mem-filter informasi. "Rubahlah masyarakat visual kita menjadi masyarakat yang memiliki kemampuan untuk verifikasi informasi", jelasnya.
Melanie Subono dan Ayah Pidi Baiq
sedang berbicara terkait
penanganan korupsi

Tak kalah penting dan seru yaitu kolaborasi antara Melanie dan Pidi. Melanie mempertanyakan kesiapan para generasi muda untuk sadar akan korupsi serta kritik terhadap pemuda yang mengaku gelisah akan korupsi namun tak memahami arti kegelisahannya. "Kalau loe diem, berarti loe sama aja kayak pelaku, karena loe sama aja dengan setuju", tambah Melanie dengan gaya bahasa yang khas. Demikian Pidi yang menyampaikan edukasi terhadap peserta melalui pandangan-pandangannya terkait korupsi. Pria dengan panggilan akrab "ayah" ini mengakhiri sesinya dengan melantunkan tembang-tembang ciptaannya sekaligus sedikit bercerita sejarah The Panas Dalam. Uniknya, Melanie dan Ayah Pidi mempersilahkan peserta yang ingin bertanya untuk menyampaikan pertanyaan di depan panggung, duduk bersanding bersama, sehingga ruang kedekatan antar peserta dengan pemateri sangat terbuka.

Minggu, 03 Desember 2017

Siapkan Generasi Milenial Perangi Korupsi Melalui ACYC 2017 Bandung

ACYC atau yang bisa disebut Anti-Corruption Youth Camp merupakan agenda yang diselenggarakan semenjak 2012 silam hingga saat ini. Terhitung sudah dihelat untuk keempat kalinya sampai tahun ini. Pertama kali diadakan di Bogor, kemudian berlanjut pada tahun 2015 di Yogyakarta, 2016 di Sabang dan tahun ini diadakan di Bandung Kota Kembang, bertempat di Wisma Pekerjaan Umum Jalan L. L. R. E. Martadinata sebagai lokasi kelangsungan acara mulai 3 hingga 10 Desember 2017.

Welcoming Night ACYC 2017 di Aula B
Wisma Pekerjaan Umum Bandung
Agenda yang merupakan program KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dengan dipanitiai oleh komunitas-komunitas seperti YP (Youth Proactive), Gusdurian, PEMANTIK (Pemuda Anti Korupsi) dan lain-lain ini merupakan acara bertaraf nasional. Mengajak generasi muda seluruh Indonesia untuk mengikuti acara ini melalui seleksi hingga terjaring sekitar lebih dari lima puluh generasi muda yang lolos seleksi untuk diundang menjadi peserta ACYC 2017.

Seleksi dilakukan melalui penilaian video profil para calon peserta yang diunggah pada channel YouTube mereka hingga 19 Nopember 2017. Video profil peserta berisi tentang profil singkat seperti nama dan asal daerah serta penjelasan singkat mengenai aktivitas terkini mereka, juga mengenai alasan mengapa panitia harus memilih mereka serta langkah kongkrit untuk menangani korupsi di lingkungan para calon peserta.

Sesi Perkenalan Peserta ACYC 2017
Perhelatan yang diadakan bertepatan dengan Hari HAM serta Hari Anti Korupsi Internasional ini berisi serangkaian acara seperti welcoming night, Talkshow, Anti-Corruption Class, juga agenda lain yang mampu memberikan ilmu baru bagi peserta terkait edukasi anti korupsi juga pengembangan untuk generasi milenials serta perluasan edukasi kepada masyarakat terkait anti korupsi. Tepat hari ini, diadakan welcoming night yang berisi perekatan antar peserta, pengenalan ACYC juga pembentukan kelompok guna menunjang kesuksesan acara hingga hari terakhir serta pengarahan kepada para peserta agar tetap semangat menyampaikan gagasan dan disiplin karena nantinya mereka akan ditempa untuk menjadi penggerak di masyarakat.

Sesuai dengan temanya yaitu Milenials, Beda dan Berkarya, ACYC 2017 benar-benar mengajak para generasi muda milenials untuk menjadi motor penggerak guna melawan korupsi yang semakin merajalela di bumi pertiwi nan indah pun juga subur ini. Terlebih generasi muda masa kini sangat erat kaitannya dengan karya-karya dunia maya atau internet seperti vlog, blog, podcast, komik, stand up comedy sehingga melalui acara ini diharapkan mereka mampu bergerak lebih untuk melawan korupsi melalui karya-karya mereka yang positif serta berpengaruh pada masyarakat.

Minggu, 19 November 2017

Intip Mimpi ke Luar Negeri di KEF (Kampung Inggris Education Fair) 2017

Seminar Pendidikan Bersama CNY China
dan Aupair Jerman
Nopember merupakan bulan di mana agenda besar, yaitu Kampung Inggris Education Fair 2017 dihelat oleh Global English Pare Kediri. Acara yang diadakan mulai tanggal 18 hingga 19 Nopember 2017 ini berisi seminar serta pameran pendidikan. Terdapat berbagai lembaga yang hadir dalam pameran serta mengisi seminar seperti AAS (Australia Award Scholarship), CNY China, Superstar Education, Aupair Jerman, beberapa kampus seperti UNSW, Western Sydney University dan masih banyak lagi lembaga lain yang hadir serta siap menjadi tempat bertanya para pemburu impian belajar di luar negeri.

Seminar yang diadakan dalam KEF, bermuatan tentang perkenalan lembaga-lembaga beasiswa, konsultan pendidikan, yayasan aupair indonesia, pun juga tak ketinggalan sesi berbagi dengan para awardee dari berbagai beasiswa guna memotivasi para generasi muda. Dengan begini,sangat memungkinkan bagi para pemburu kuliah luar negeri untuk mengetahui informasi lebih banyak mengenai kondisi di luar sana, persiapan yang harus mereka lakukan serta peluang-peluang apa saja yang bisa menjadi solusi bagi mereka.

Memang sih, acara-acara pameran dan seminar pendidikan itu perlu banget untuk membantu mereka-mereka yang mau sekolah ke luar negeri, sekalian sosialisasi beasiswa, lembaga konsultan pendidikan juga. Cocok banget buat aku yang pengen sekolah luar negeri tapi bingung harus ngapain, terus secara biaya juga belum punya. Semoga yang mau sekolah luar negeri bisa tercapai keinginannya.