PERHATIAN!

Blog ini berisi berbagai macam tulisan saya. Untuk memudahkan pencarian, silahkan pilih menu kategori di samping! (Setelah pilihan Editor)

Selamat Membaca!
Reaksikan dan beri komentar!

My Radio Station

Rabu, 07 Desember 2011

Ketika sakit datang

Entah apa yang terjadi pada diriku di hari Ahad pagi.....
Aku merasa ada yang ganjal di kepalaku tapi sedikit... maka tak kuhiraukan. Aku lanjutkan pekerjaanku. kebetulan di minggu UTS santri ini aku kedapatan jadwal piket bagian. Aku kerja full... tapi saat jam menunjukkan pukul 11.00, kepalaku mulai terasa pening. Aku tak kuat... segera kuganti kemejaku dengan kaos, kutulis laporan dan menyerahkannya ke panitia ujian lalu kembali ke lab DCC. Ough... pusing... lalu.. lalu.. lalu.... bleg... aku tak sadarkan diri...

Beberapa menit kemudian, terdengar suara agak ramai... "jih.. jih.. kamu ngajar kan siang ini?? ooii.. oi.. bangun... udah jam dua tuh...". mendengar suara itu aku segera mencari di mana aku bisa melihat jam... tepat di depanku komputer masih menyala. kulihat ke ujung bawah kanan. ternyata jam masih menunjukkan pukul 12:45 ... Aaahh bohong semua... tapi aku masih duduk lemas.. rasa pusing masih menyelimuti kepalaku. beberapa menit kemudian aku berdiri dan pergi ke kamar mandi. niatku hanya ingin berwudhu tapi... perutku sakit... aku ingat... sejak pagi aku sudah buang air sebanyak 5 kali... apa jangan-jangan aku kena diare? wah... terjawab di BABku ke enam ini... okelah... badanku lemas tapi aku mencoba memaksakan untuk jalan ke kantor pendataan. di sana aku sholat dzuhur dan istirahat sejenak. lalu menulis persiapan mengajar dan mengenakan full dress ku lalu serta merta pergi ke kantor guru untuk minta tanda tangan baru aku pergi ke kelas. di kelas aku tak bisa berteriak padahal aku mengajar bahasa Inggris... Owh... yah.. aku berusaha semaksimal mungkin. setelah bel berbunyi, segera kututup dan pergi ke kamar serta merebahkan tubuhku.
Waktu Ashar tiba. Aku Sholat Ashar dan lagi-lagi buang air. Sudah ke 11 kalinya mungkin. Owh... Ya Allah... dosaku mungkin terlalu banyak... aku tersiksa... aku tak bisa melakukan apa-apa.
Setelah sholat, kupaksakan diriku untuk pergi ke balai kesehatan guna meminta obat diare. Setlah itu ak ke cafe untuk membeli sebungkus nasi karena dari tadi siang aku belum menelan sesuap nasipun. walhasil, aku tak jadi beli karena suatu hal yang tak perlu diomongkan karena menyangkut masalah sifat orang lain.
Adzan Maghrib berkumandang. Aku meminta tolong temanku untuk membeli nasi dua sekaligus untukku dan untuknya juga. sambil menunggu, aku berbaring sambil menelungkup karena kedinginan. Mana perutku sakit. Setelah temanku datang, segera ku ambil sebungkus nasi dan memakannya pelan-pelan.... usai makan, kuambil air wudhu kemudia Sholat lalu minum obat dan..... istirahat... Saat Isya', aku terbangun untuk sholat kemudian istirahat lagi. Tidurku benar-benar terganggu karena tiap 2 jam pasti ke kamar mandi untuk buang air. Keesokan harinya, sudah agak mendingan. di tengah hari aku merasa bahwa selama aku sehat, aku selalu membuang-buang waktuku untuk tidur, bercanda dan hal yang tak penting lainnya. Aku menyesalinya dan aku beranji jika sembuh aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku. Pikiranku jadi tertumpuk saat itu karena adikku menelepon untuk dijenguk. Aduh... di saat aku sakit adikku tak mau mengerti kalau aku sakit malah minta dijenguk dan bersikeras ingin pulang ke rumah tak peduli entah aku bilang sakit atau sesibuk apapun. Untungnya, aku sempat telepon rumah dan Bulik (tante) ku sudah menyiapkan dua ustadzah pengasuhan santri untuk mengurusi adikku jadi aku tak usah repot-repot ke ngawi menjemput adikku. aku bisa bernafas lega. Tapi astu hal lagi yang membuat aku khawatir. hari kamis ada Muharram Cup yang diadakan di Gontor 1. Aku sempat ditunjuk untuk mengikuti turnamen bulutangkis di Muharram Cup. Aku bingung apakah aku masih diikutkan atau tidak? karena selama ini tak ada kabar datang kepadaku tentang koordinasinya, para peserta haruis bagaimana... ternyata setelah aku lumayan sembuh di hari selasa malam (kebetulan hari itu adalah puasa Asyuro'. Meskipun sakit aku tetep puasa. Hehehe.. ga sombong lho..) aku pergi ke dapur guru untuk makan malam dan tertempel di sana nama2 peserta lomba plus dia naik apa. Ku cari namaku ternyata tidak ada.... sampai saat ini masih menjadi pertanyaan bagiku.. apakah aku masih diikutkan atau tidak??? yah... apapun yang terjadi... terjadilah... tak ada akupun Gontor 3 bisa menang... ada aku juga mungkin kalah... (eits... pesimis) gimana lagi... Hm... ini evaluasi bagiku untuk terus menjadi lebih baik dari kemarin.....

Rabu, 30 November 2011

Ujian Tengah Semester

Wow.... ujian... akhirnya... aku ujian lagi.. hahahahaaaaa... lucu? dikit.. selama ini mungkin aku kurang serius saat kuliah. Yah.. kalau dipikir-pikir, universitas mana yang tidak seperti ISID? apalagi kampus 4. hanya satu fak dan satu jurusan. materinya pun sama. bisa tanya sama senior yang semesternya lebih tinggi jika ada kesulitan. Hahaha. tapi.... banyak yang menganggap kuliah kurang penting. Kalau diseriusi, kuliah pasti hal yang disukai. Aku sendiri, kurang bisa menyeriusi kuliah ini. karena disamping kuliah aku harus mengerjakan hal lain. tapi bagaimana lagi ini harus kulakukan... sip... hanya sabar yang harus ada dalam hati dan pikiranku....

Rabu, 05 Oktober 2011

Mengajar Oh Mengajar...


Hari demi hari kulalui pengabdianku dengan penuh suka dan duka. Dari bekerja di bagian, ikut kerja bersama kuli bangunan, kuliah, dan yang ga kalah penting yaitu mengajar. Aku teringat saat aku masih santri dulu. Betapa aku tak bisa membuka mataku selebar-lebarnya saat guru mengajar pelajaran di kelas. Apalagi jika pelajaran tersebut ku benci dan suasananya vakum. Tak tahu, Allah memang Maha Berkehendak. Dulu saat ada pelajaran tarjamah, aku sering terlelap di kelas dan kebanyakan teman-temanku seperti itu. Tapi, ada hasrat yang menarikku untuk bangun. Meskipun hasrat itu lemah tapi sekali dua kali pernah membuatku terbangun di pelajaran Tarjamah ini. Ternyata rasanya beda mendengarkan penjelasan guru dengan tidur saat guru menjelaskan. Owh… sebenarnya apa yang  membuatku mengantuk saat belajar di kelas… Kini, di pengabdianku, aku mendapat jam pelajaran mengajar Tarjamah di kelas 2F Gontor 3. Sungguh, pada awalnya aku bingung bagaimana metode mengajar tarjamah kepada anak didik yang baik dan benar? Tapi, aku takkan gentar. Berbagai cara kulakukan agar kelas 2F yang kuajar ini mau mendengarkan penjelasanku. Walhasil, usahaku sia-sia. Tepat dua hari yang lalu, aku mengajar Tarjamah. Saat itu banyak sekali kelas 2F yang ramai sendiri saat aku membuka pintu pertanyaan untuk mereka. “Siapa yang kurang paham arti dari potongan ayat agar bertanya”, ujarku. Dalam suasana yang agak berisik, satu persatu bertanya dan aku menulis apa yang mereka pertanyakan di papan tulis. Papan tulis hampir penuh. Mereka masih tetap ngrumpi sendiri tak menghiraukan aku yang berdiri di depan.  Saat pintu pertanyaan akan kututup, ternyata yang tadinya berbincang-bincang sendiri kini telah menelungkupkan kepala mereka di lekukan tangan mereka dengan meletakkannya di atas meja. Dan tentunya dengan mata terpejam. Owh.. Amarahku sempat membludak. Sebenarnya masih ada yang ingin bertanya tapi aku tak menghiraukan mereka yang bertanya karena diriku terliputi oleh rasa marah. Ada lagi yang bertanya lagi-lagi tak kuhiraukan. Ada lagi dan tak kuhiraukan lagi sampai aku selesai menulis di papan tulis. Lalu, kubalikkan badan menghadap mereka. Baru ketika itu mereka terdiam dan yang tidur semakin terjun dalam mimpi indah mereka. Mata mereka tertuju padaku dengan mulut membisu. Suasana kelas tenang sejenak. Semua terdiam seribu bahasa. Kemudian, aku mulai bicara, “siapa yang ingin bertanya lagi?”. Satu orang mengangkat tangan lalu pertanyaannya ku tulis di papan tulis begitu seterusnya sampai lima orang yang bertanya. Lalu kujelskan pelajaran sampai akhir. Kulihat wajah-wajah mereka yang masih bangun. Aku… merasa trnyuh melihat wajah mereka yang antusias memperhatikan penjelasanku. Rasa trenyuhku juga disebabkan karena mereka seakan memelas ingin meminta ilmu tapi aku sebagai guru malah mementingkan amarahnya dan tak menghiraukan mereka. Tapi, rasa itu hanya berlalu sejenak. Aku sempat ingin menitikkan air mata ketika itu. Semoga mereka tak sadar akan hal ini. Bel tanda pergantian pelajaran berbunyi. Aku segera menutup pelajaran. Lalu, kuucapkan salam kepada mereka tapi….. Ketika itu setelah kututup pelajaran, aku berjalan ke meja guru untuk mengambil buku I’dad dan  Al-qur’anku lalu pergi ke arah pintu sembari mengucapkan salam. Tak tahu mereka mendengar salamku atau tidak yang jelas saat itu yang menjawab salamku sangat sedikit sekali. Di luar kelas rasa sesalku semakin menjadi-jadi… Ya Allah.. aku bingung bagaimana cara mendidik mereka… berikan petunjukMu ya Allah……

Senin, 12 September 2011

tulisan dari seorang teman di seberang sana

Senja sepi berujung merahnya mega di ufuk barat
Tatkala adzan menggema
Burung-burung berterbangan mencari tempat tuk memejamkan mata

Ya Allah....
Beriku kesempatan tuk menjadi insan bermanfaat
Ya Allah....
Beriku kemudahan tuk gapai cita dan asa

created by:
"685"

Bayangan akan penantian kini telah berujung pada sebuah kepastian..
Di mana diriku bahagia dengan kepastian yang selama ini kian membingungkan hati..
Yang membolak-balikkan segala keoptimisan pasti
Ku Bahagia dengan penantian ini...
Ku Bahagia dengan keputusan ini...
Meski berat....
Kan kujalani dengan penuh PENGABDIAN dan PENGORBANAN.....

CREATED BY:
"685"

Selasa, 30 Agustus 2011

Peristiwa di Pagi Idul Fitri 1 Syawwal 1432 H

Wow... tanpa terasa hari-hari puasa kujalani dengan berbagai rintangan plus halangan dan terus menerus memborbardir imanku yang insyaallah tak akan goyah.. yeah!!! Yuhu.... hari ini hari lebaran... meskipun ada perbedaan yang 1 syawwal hari ini sama besok.. aneh! bikin orang kristen tepuk tangan aja! OK... pagi ini, sholat subuh seperti biasa truz adding (tidur pagi) lima menit , mandi, siap-siap.... tapi, gak tahu kenapa adikku yang namanya Ashja ngambek ga mau ikut sholat Id.. siapa yang ga repot? terpaksa aku sebagai anak sulung terpanggil untuk menenangkannya. sampai beberapa puluhan menit masih gak reda juga ngambeknya.. buset..!!! semua dah siap-siap tapi adikku yang satu ini masih istiqomah aja dengan ngambeknya... ngambeknya tuh bukannya tambah reda malah ngamuk kayak kesurupan sampe apa aja yang disekitarnya ditendangin... bueh... akhirnya gue minta sama ibu n adik2 biar pergi duluan biar gue sama adik gue di sini.. bersambung..

Minggu, 21 Agustus 2011

Tips JITU bag.1

Saya ada cara untuk mengunci folder tanpa pake software tambahan atau download-an dari internet.. nah begini caranya :

nah caranya pertama , bikin NEW TEXT DOCUMENT
kemudian
isi dengan :


----------------------------------------------------------------
Quote:
@ECHO OFF
titipan kunci folder
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Serius nich mau Kunci ??(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Foldernya dah terkunci
goto End
:UNLOCK
echo Eiittt masukkan pasword dulu
set/p "pass=>"
if NOT %pass%== titipan goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Foldernya berhasil di buat
goto End
:End
----------------------------------------------------------------------------------


setelah itu SAVE AS dengan nama kunci.bat

nah selese
sekarang
kita klik kunci.bat nya
tar muncul folder : locker
taruh file2 kamu di sana
kemudian kalo dah selesai
tinggal klik kunci.bat lageee

mau buka???
tinggal klik kunci.bat lagi abis itu masukkan pasword : titipan
beressssssssssssssssssss...
semoga bermanfaat.....

SO, design your life...!!!

Wow..!!!! hari ini aku seperti dapat pencerahan... jelas semuanya dan sekarang tinggal melaksanakan dan mewujudkannya asal gak melenceng aja dan ga ngelupain semua pesan. Yeah... hari ini aku mendapat kuliah intensif langsung live dari ayahku tentang masa depan dan apa yang harus aku lakukan... meskipun agak terganggu sedikit-sedikit saat kuliah.. yah.. tetep bisa masuk koq... dan akhirnya gue siap meluncur dengan laser transform kemenangan....

Senin, 15 Agustus 2011

Catatan Yudisiumku



aku lupa untuk membicarakan cerita tentang yudisium atau wisudaku saat kelas 6 barusan tanggal 11 Ramadhan 1432 atau tanggal 11 Agustus 2011. Sebenarnya rencananya mau nulis tulisan ini langsung habis yudisium eh.... ga kesampaian akhirnya ketunda.... dan sekaranglah saatnya.
Saat Yudisium kelas enam, seluruh wali santri kelas enam berdatangan untuk menyaksikan yudisium anak mereka termasuk orang tua dan adik2ku. Yeah.... so pasti pondok ramai akan manusia-manusia yang menunggu harapan. Yudisium dimulai. Jantungku berdegub kencang. Sbelumnya orangtuaku mendoakan semoga aku lulus dan mereka optimis akan kelulusanku. Mungkin ibuku agak sedikit pesimis kalau aku lulus yah.. tapi aku masih dalam keyakinanku kalau aku lulus entah hasilnya mumtaz atau jayid jiddan atau jayyid atau bahkan maqbul. Sebelum dimulai, aku meminta pada yasser untuk menungguku untuk potong rambut bareng di dekat pabrik es karena aku yakin dia pasti dipanggil duluan.. aku termasuk panggilan pertama.
Satu persatu nama dipanggil... ini orang2 yang mengabdi di Gontor 1.. sebenarnya aku ingin sekali mengabdi di Gontor 1. Aku punya tujuan mengabdi di Gontor satu meskipun hanya setahun dan... namaku tak tersebut.. lewat... orang2 yang menagbdi di Gontor 2 disebutkan.... lewat... Gontor 3.. ternyata namaku ada! aku terpanggil... segera aku mengangkat tangan dan berlari ke gedung saudi sementara yasser belum dipanggil... yeah itulah takdir. aku menerima surat dan kulihat nomor surat tersebut.. tertulis kode g3.. owww benar dugaanku aku mengabdi di Gontor 3.. OK never Mind.. bapak pimpinan bilang di nasihatnya kalau yang dipanggil pertama ini bisa disebut USTADZ GONTOR... hehe.. lumayan lah ustadz gontor... setelah mendapat nasihat lama dan bersalam2an dengan bapak2 guru senior dan junior, aku antre untuk mengukur jas, baju dan celana lalu aku bergegas mencari orang tuaku.. mereka bilang akan menunggu depan gedung tunis. tapi aku tak menemukan mereka. setelah berkali-kali muter2 pondok akhirnya aku melihat ayahku.. "gimana, mas?", ucap ayahku dengan tersenyum. Aku menjawab alhamdulillah aku lulus dan mengabdi di Gontor 3. Lalu spontan aku bersalaman mencium tangan ayah dan tiba2 ayah memlukku.. aku tak menyangka... "abo nggak tega kalau ninggal sampeyan pulang"... seketika hatiku luluh... aku turut bahagia... lalu kami pergi ke tempat orang tuaku menginap dan bersyukur sedalam2nya..... ibuku yang tadinya pesimis akan kelulusanku akhirnya lega karena aku lulus... yah setidaknya rasa pesimis akan kalah dengan optimis yang istiqomah......

Sabtu, 13 Agustus 2011

so nice

Wow... hari ini aku mengadakan acara reuni sekaligus buka bersama temen2 SD dulu... hehe banyak yang berubah.... zain yang dulu wajahnya kayak orang cina sekarang ga kelihatan cinanya karena tambah hitam. Rina dan Rani si kembar yang dulu mungkin agak sama sekarang malah lebih berbeda... Gilang yg dulu kecil sekarang bengkak n suka ngerokok apalagi Bima. Insan rambutnya di semir huadyuh...... tapi yang lain agak beda dikit aja... hehehe.... cuma aku bingung datang-datang dipanggil pak ustadz... hah... ok lah kalau begitu. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dengan dihadiri Aisyah Ridha yang mengkoordinir acaranya, Sendy, Rina Rani, Bima, Gilang, Zain, Aku dewe, Nailah, Reva, Bahar, Adi, Insan, fitria, silvi dan... wis.. hahaha seru ! yang cowok2 pake jeans semuanya kecuali aku dan semua merokok kecuali aku, adi dan insan.. bagus lah! yang penting kite hepi.. dan sampai jumpa lagi untuk teman2ku .. lain kali kita reuni lagi ya.. aku kangen buat cerita2, ilok2an dan lain sebagainya.. hahahaaa... semoga reuni berikutnya lengkap. Kalau bisa bawa semua istri dan anaknya... OK! dengan reuni kita jadi tahu kabar tentang diri kita dan teman2 yg lain... seperti ternyata dari kita ada yang sudah berputra.. hehehe adajuga yang sudah menikah.. wis macem2.... Yeah! Jangan lupakan aku, teman-teman!

Kamis, 07 Juli 2011

About My Friends...... (In This Boarding School)

Teman emang segalanya. Gak ada teman bisa jadi orang gila karena hidup sendirian gak ada tempat curhat, gak ada keramaian dan gak bakal ada peristiwa apapun itu.... Tapi, kok ada ya orang yang betah hidup sendirian. Bisa kemasukan setan beneran, tuch...!!! Eh... Sifat teman itu beda-beda ya... ada yang nyenengin, ada yang bawaannya bikin marah mulu... ada yang keras kepala, suka ngomongin orang plus ngomong jorok, sok pintar... gak mau kalah dan segala macam sifat manusia ada! Hebat tuhkalau seseorang punya teman banyak lalu bisa berbaur dengan teman-teman yang punya berbagai macam karakter. Aku pingin bisa kayak gitu. Cuma butuh kesabaran seGedhe Galaksi Bimasakti dikali seribu..!!! dicampur jadi satu lagi!
YaP! Aku punya catatan tentang temen2ku yang Insyaallah bakal jadi kenangan terindah nanti saat aku lanjut usia.... catatannya ada di blogku yang lain di.... http://konco-rajih.blogspot.com

Kamis, 30 Juni 2011

For My Paper... Hehehe.. =>About E-learning

Catatan : tulisan ini hanya sekedar sebagai pengingat masa-masa kelam saat belum memahami arti menulis ilmiah dan menulis secara orisinil di blog karena waktu itu yang saya pahami, blog ini bisa saya jadikan sebagai media pencatat online (emang gitu sih)

TITLE : E-Learning Implementation In Indonesia

Pengertian E-learning
Sekilas perlu kita pahami ulang apa e-Learning itu sebenarnya. E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD, selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.
Ada beberapa pengertian berkaitan dengan e-Learning sebagai berikut :
  • Pembelajaran jarak jauh.
E-Learning memungkinkan pembelajar untuk menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Pembelajar bisa berada di Semarang, sementara “instruktur” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line atau archieved.
Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun di rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas, atau perusahaan penyedia content tertentu. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat dari mana ia mengakses pelajaran.
  • Pembelajaran dengan perangkat komputer
E-Learning disampaikan dengan memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat multimedia, dengan cd drive dan koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, pembelajar dapat berpartisipasi dalam e-Learning. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi tidak dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari pengajar.
  • Pembelajaran formal vs. informal
E-Learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-Learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-Learning untuk umum. E-Learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
  • Pembelajaran yang ditunjang oleh para ahli di bidang masing-masing.
Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer, e-Learning ternyata disiapkan, ditunjang, dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing, yaitu:
  1. Subject Matter Expert (SME) atau nara sumber dari pelatihan yang disampaikan
  2. Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari
  3. Graphic Designer (GD), mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari
  4. Ahli bidang Learning Management System (LMS). Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.
Di sini, pembelajar bisa melihat modul-modul yang ditawarkan, bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, nara sumber lain, dan pembelajar lain. Melalui LMS ini, siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh.
E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait.
Manfaat E-learning
Ada beberapa manfaat pembelajaran elektronik atau e-learning, di antaranya adalah:
· Pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility).
· Bertambahnya Interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru atau instruktur (interactivity enhancement).
· Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (global audience).
· Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities).
Manfaat e-learning juga dapat dilihat dari 2 sudut pandang :
a. Manfaat bagi siswa
Dengan kegiatan e-Learning dimungkinkan berkembangnya fleksibilitas belajar yang tinggi. Artinya, kita dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. Selain itu kita juga dapat berkomunikasi dengan guru/dosen setiap saat, misalnya melalui chatting dan email. Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk diakses melalui internet, maka kita dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar ini kapan saja dan dari mana saja, juga tugas-tugas pekerjaan rumah dapat diserahkan kepada guru/dosen begitu selesai dikerjakan.
b. Manfaat bagi pengajar
Dengan adanya kegiatan e-Learning manfaat yang diperoleh guru/dosen antara lain adalah bahwa guru/dosen/ instruktur akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya.
Pengalaman negara lain dan juga pengalaman distance learning di Indonesia ternyata menunjukkan sukses yang signifikan, antara lain:
(a) mampu meningkatkan pemerataan pendidikan
(b) mengurangi angka putus sekolah atau putus kuliah atau putus sekolah
(c) meningkatkan prestasi belajar
(d) meningkatkan kehadiran siswa di kelas
(e) meningkatkan rasa percaya diri
(f) meningkatkan wawasan (outward looking)
(g) mengatasi kekurangan tenaga pendidikan
(h) meningkatkan efisiensi.
Other written about understanding of E-learning
Elearning adalah ekstensifikasi metode pembelajaran yang mengijinkan guru dan murid berada dalam waktu dan ruang yang tidak sama. Jadi ada beberapa komponen dalam elearning, yaitu:
  1. Jaringan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang dalam elearning, dapat berupa intranet ataupun internet. Ini dimaksudkan agar banyak komputer yang terhubung sehingga memperluas area belajar walaupun dengan waktu yang tetap terbatas
  2. Materi belajar yang tersedia dalam sistem pembelajaran seperti tersedianya media belajar seperti modul, presentasi, gambar/film ilustrasi, dan sebagainya. Media-media belajar yang dimanage dalam sebuah elearning agar memberikan kemudahan pada murid untuk mengaksesnya.
  3. Adanya interaksi/umpan balik antara guru dan siswa yang dapat berdiskusi bila menemukan kesulitan. Metode diskusi dapat melalui chat, forum, mailing list, telephon, dan berbagai macam cara yang mengijinkan diskusi antara guru dan siswa. Bahkan ada sebuah aplikasi yang mengadakan virtual class yang diselenggarakan secara streaming melalui jaringan
  4. Penjadwalan (silabus) yang jelas dan dapat diketahui oleh semua peserta belajar agar tercipta ketertiban dan kedisiplinan walaupun berada dalam ruang dan waktu yang tidak sama.
  5. Adanya evaluasi untuk mengukur perkembangan dan kemajuan peserta belajar. Evaluasi dapat melalui tugas, polling, kuis, dan reward pencapaian peserta belajar terhadap materi yang telah diberikan.
Dari bahasan diatas, dapat kita simpulkan secara sederhana bahwa sebenarnya elearning adalah sistem pembalajaran biasa yang dipindah ruang, dari ruang kelas di sekolah atau kampus menjadi hanya melalui jaringan (internet/intranet).
baik buruknya e-learning
Elearning menjadi menarik dan sangat menarik sekali diterapkan karena :
  1. Biaya pendidikan (sekolah) di Indonesia tercinta kita semakin tahun semakin mahal.
  2. Buku yang setiap tahun selalu berganti-ganti sehingga memaksa peserta belajar membeli buku hampir setiap tahun yang semakin tahun juga semakin mahal. Dengan menggunakan elearning, adaptasi buku baru akan semakin mudah karena semua disediakan dalam bentuk digital (ebook, pdf, ppt, odp, dll)
  3. Pengguna internet/internet semakin meningkat setiap tahun (pengguna aktif dan pengguna pasif). Semakin banyak yang menggunakan internet berarti kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi semakin meningkat.
  4. Biaya koneksi internet yang semakin murah setiap Kbpsnya.
  5. Tempat untuk mengakses internet semakin dapat ditemui. Semakin banyak area yang bisa digunakan untuk mengakses internet. Di beberapa kota besar bahkan menyediakan akses hotspot di setiap taman kota dan beberapa ruas jalan di kotanya.
Namun dibalik berbagai dukungan tersebut, ada beberapa hambatan yang pasti akan dihadapi oleh sang guru ataupun murid, hambatan itu adalah:
  1. Elearning hanyalah sebagai ekstensifikasi cara belajar yang dilakukan di kelas, bukan menggantikan pertemuan di kelas menjadi hanya melalui layar monitor komputer. Pertemuan visual dan verbal antara guru dan murid dalam sebuah kelas fisik tetap wajib diadakan agar sang guru dapat membentuk sikap belajar dan mempunyai kepercayaan terhadap murid mengingat tugas seorang guru tak hanya mengajarkan ilmu yang ada dalam buku pelajaran, namun juga ilmu dalam kehidupan (social engineering).
  2. Tidak semua daerah di Indonesia terhubung dengan internet dengan baik. Masih ada beberapa daerah yang membutuhkan waktu untuk menuju ke pemanfaatan internet yang lebih baik atau istilahnya ”Menuju Swasembada Internet” (sedangkan swasembada pangan saja masih pasang surut, huh).
  3. Kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi penerapan elearning. Banyak guru atau siswa yang masih awam terhadap teknologi ini. Waktu pasti dibutuhkan untuk transformasi pola pikir guru dan murid dalam menerapkan metode belajar ini.
Itulah wacana penerapan elearning di Indonesia. Walaupun Elearning sudah dimanfaatkan oleh beberapa institusi perguruan tinggi, namun pemanfaatannya masih belum maksimal. Belum maksimalnya guru dalam memberikan bahan belajar melalui elearning atau karena siswa yang masih pasif memanfaatkan teknologi elearning ini. Semua butuh waktu dan komitmen bersama.
Tapi saya optimis dalam 5 tahun selanjutnya, pemanfaatan elearning akan semakin baik di Indonesia. Bahkan mungkin pemerintah perlu membuat (meminjam istilah orba) PELITA Pendidikan agar biaya pendidikan semakin murah dan anggaran untuk fasilitas pendidikan lebih tepat sasaran.
Sejarah dan Perkembangan E-learning
E-pembelajaran atau pembelajaran elektronik pertama kali diperkenalkan oleh universitas Illinois di Urbana-Champaign dengan menggunakan sistem instruksi berbasis komputer (computer-assisted instruction ) dan komputer bernama PLATO. Sejak itu, perkembangan E-learning dari masa ke masa adalah sebagai berikut:
(1) Tahun 1990 : Era CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi e-learning yang berjalan dalam PC standlone ataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan AUDIO) DALAM FORMAT mov, mpeg-1, atau avi.
(2) Tahun 1994 : Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara massal.
(3) Tahun 1997 : LMS (Learning Management System). Seiring dengan perkembangan teknologi internet, masyarakat di dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai dirasakan sebagai kebutuhan mutlak , dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinilah muncul LMS. Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikiran baru untuk mengatasi masalah interoperability antar LMS yang satu dengan lainnya secara standar. Bentuk standar yang muncul misalnya standar yang dikeluarkan oleh AICC (Airline Industry CBT Commettee), IMS, SCORM, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
(4) Tahun 1999 sebagai tahun Aplikasi E-learning berbasis Web. Perkembangan LMS menuju aplikasi e-learning berbasis Web berkembang secara total, baik untuk pembelajar (learner) maupun administrasi belajar mengajarnya. LMS mulai digabungkan dengan situs-situs informasi, majalah, dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia , video streaming, serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar, dan berukuran kecil.
eLearning 2.0
Istilah e-Learning 2.0 digunakan untuk merujuk kepada cara pandang baru terhadap pembelajaran elektronik yang terinspirasi oleh munculnya teknologi Web 2.0.
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004
Sistem konvensional pembelajaran elektronik biasanya berbasis pada paket pelajaran yang disampaikan kepada siswa dengan menggunakan teknologi Internet (biasanya melalui LMS). Peran siswa dalam pembelajaran terdiri dari pembacaan dan mempersiapkan tugas. Kemudian tugas dievaluasi oleh guru. Sebaliknya, e-learning 2.0 memiliki penekanan pada pembelajaran yang bersifat sosial dan penggunaan perangkat lunak sosial (social networking) seperti blog, wiki, podcast dan Second Life. Fenomena ini juga telah disebut sebagai Long Tail learning.
Selain itu juga, E-learning 2.0 erat hubungannya dengan Web 2.0, social networking (Jejaring Sosial) dan Personal Learning Environments (PLE).
Perkembangan eLearning di Idonesia sejalan dengan perkembangan Infrastruktur TIK. Beberapa program pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya Infrasruktur adalah:
  • 1999-2000 Jaringan Internet (Jarnet)
  • 2000-2001 Jaringan Informasi Sekolah (JIS)
  • 2002-2003 Wide Area Network Kota (WAN Kota)
  • 2004-2005 Information and Communication Technology Center (ICT Center)
  • 2006-2007 Indonesia Higher Education Network (Inherent)
  • 2007-skrg Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas)
  • 2008-skrg Southeast Asian Education Network (SEA EduNet)
Dengan mulai berkembanganya penggunaan internet, munculah situs elearning yang awalnya menjadi media sharring berbagai materi pembelajaran, diantaranya:
  • http://www.ilmukomputer.org
  • http://www.e-dukasi.net
Namun seiring dengan perkembangan infrastruktur TIK tersebut maka institusi pendidikan mulai melakukan pengembangan elearning.
Level Perguruan Tinggi
Beberapa Perguruan Tinggi mengembangkan platform elearning sendiri, diantaranya:
  • UGM dengan E-Lisa http://elisa.ugm.ac.id/
  • Unissula Semarang http://www.unissula.ac.id/sinau/
  • Amikom jogja http://elearning.amikom.ac.id
Beberapa perguruan tinggi menggunakan platform Moodle yang open source, diantaranya:
  • ITB http://kuliah.itb.ac.id/
  • UNPAR http://elearning.unpar.ac.id/
  • Gunadarma http://elearning.gunadarma.ac.id/
  • ITS http://share.its.ac.id/
  • Unibraw http://inherent.brawijaya.ac.id/vlm/
  • Unitomo http://elearning.unitomo.ac.id
Sistem e-Learning tersebut ditujukan untuk menjembatani dosen/guru dengan mahasiswa/siswa dalam proses belajar mengajar di luar jam kuliah/sekolah.
Undang-undang RI no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada pasal 31 menyatakan:
  • Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler.
  • Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur,jenjang dan jenis pendidikan.
  • Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan
  • Bentuk pendidikan jarak jauh mencakup program pendidikan tertulis (korespondensi), radio, audio/video, TV dan/atau berbasis jaringan komputer
Dengan demikian sebenarnya eLearning dimungkinkan untuk penggunaan PJJ pada semua jalur,jenjang dan jenis pendidikan.
Pada tahun 2006, ada sekitar 69 Provider (Perguruan Tinggi), yang menyelenggarakan PJJ untuk D3 TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), diantaranya :
  • PENS ITS http://pjj.eepis-its.edu/
  • UM, Polinema, UMM, VEDC dalam malang Joint Campus http://www.malangjc.org
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengikuti perkuliahan secara tatap muka dalam 1 minggu tiap bulannya, sedangkan 3 minggu lainnya menggunakan eLearning di tempat magang/kerja masing-masing mahasiswa.
Pada tahun 2007, diselenggarakan PJJ S1-PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
LPTK penyelenggara pendidikan jarak jauh program S-1 PGSD
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung, Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Cendrawasih, Universitas Nusa Cendana, Universitas Katolik Atma Jaya, dan Universitas Tanjungpura.
Universitas yang Lulus Program Pendidikan Jarak Jauh Tipe B (Mahasiswa Tidak Diasramakan):
  1. Universitas Negeri Solo
  2. Universitas Lampung
  3. Universitas Tanjungpura
  4. Universitas Mataram
  5. Universitas Bali
Beberapa contoh eLearning guna penyelenggaraan PJJ S1-PGSD adalah :
  • http://s1pjjpgsdforum.edublogs.org/
  • http://pjjpgsdjatim.wordpress.com/
  • http://www.umm.ac.id/pjj/
Bagaimana level Sekolah (SD-SMP-SMA/SMK)?
Ternyata pengembangan eLearning di level sekolah guna mendukung pembelajaran klasikal juga dikembangkan, utamanya di level SMA/SMK, juga SMP bahkan level SD, berikut ini contoh-contohnya:
SMA/SMK:
  • http://elearning.smayps.sch.id/
  • http://elearning.smkcikini.sch.id/
  • http://sman1dampit.sch.id/moodle/
  • http://sman1subang.sch.id/elearning/
  • http://elearning.sman1pare.sch.id
SMP:
  • http://elite.smpn2-sbp.sch.id/
SD Muhammadiyah Condongcatur – Yogyakarta
  • http://www3.jogjabelajar.org/sdmuhconcat
eLearning di atas umumnya digunakan sebagai pendukung yaitu sebagai:
  • Tempat materi pembelajaran
  • Tempat tugas pembelajaran
  • Tempat latihan soal/ujian
  • Tempat diskusi
Selain pada pendidikan formal, perkembangan eLearning di Indonesia juga mulai terjadi di pendidikan non formal / training / diklat, diantaranya:
  • http://www.djj.pusdiklatteknis.depag.go.id/
  • http://www.bppk.depkeu.go.id/lms/
  • http://www.kkpi.or.id
  • http://www.igi-alliance.com/eLearning
Bagaimana dengan riset tentang eLearning?
Salah satu lembaga di Indonesia yang terus menyelenggarakan riset serta penyelenggaraan elearning adalah SEAMOLEC. http://seamolec.org/
SEAMOLEC merupakan pusat pengembangan pendidikan terbuka yang diprakarsai oleh Kementrian Pendidikan negara-negara ASEAN, yang memiliki misi:
To be a center of expertise in open and distance learning
Sedangkan misinya:
To Serve one million clients by 2010
To assist SEAMEO Member Countries in identifying educational problems and finding alternative solutions for sustainable human resource development through the dissemination and effective use of open and distance learning
Beberapa riset, pelatihan maunpun penyelenggaraan yang terus dilakukan adalah :
  • Web Base Course (Penggunaan Moodle untuk Pelatihan, D3TKJ, S1 PGSD, S2 Game Teknologi dll)
  • Blog Guru : http://www.blogguru.net
  • Game Mobile Learning (melalui JENI ASEAN Research Center)
  • SEA Edu Net Technologi, salah satunya video streamming dengan sistem multicast
Referensi :
Bambang Nurcahyo Prastowo, Memilih e-Learning System
http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=69&Itemid=1&date=2037-06-01
• Gatot Hari Priowirjanto, Penerapan Teknologi Informasi dalam rangka Membuka Informasi ke Pusat-Pusat Pertumbuhan, Seminar Optimalisasi Networking dalam Pengembangan Teaching Factory VEDC Malang – 18 Desember 2008
• http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_elektronik
• http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=10
• http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2007011001441746
• http://elearning.unpar.ac.id/
• http://www.moodle.org/sites

Jumat, 29 April 2011

Apa salahku???

Bismillahirrahmanirrahiim

Ya Allah.... Astaghfirullah.... Subhanallah.... aku tak tahu lagi harus berbuat apa. tapi aku punya tekad untuk lebih banyak beribadah lagi kepada Allah SWT.... duh... kehidupan dipondok ini berliku-liku.. Aku bingung. Sungguh aku ingin berbuat baik dan menjadi yang terbaik. Apa salahnya jika orang ingin menjadi baik dan ... jadi. Tapi.... entah aku yang salah berpendapat atau apa kenapa setiap kelas bawah selalu ditempatkan yang jelek dan itu itu lagi. Kali ini aku sudah di bawah .... lebih bawah lagi.... sepertinya tak ada lagi kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik dari yang lain.... Allahu akbar.....

Selasa, 05 April 2011

Masa-masa gak jelas ..(emang iya?)

Wuih,emang bener2. Kelas lima aku rasakan dengan amburadullll..... dah pas kelas 5 lemari gak keurus akhirnya pas akhir tahun lemariku dipake kelas enam yang tinggal di rayon. Di ITQAN aku pake lemari bekas. A..hhhh sampe sekarang utang juga masih banyak..!!! Belum lagi sekarang Majalah ITQAN belum terbit juga...Ya Allah... aku jadi serba salah nieh... aku takut ntar marhalahku di bilang paling jelek karena nerbitin majalah paling lambat.... AAARRRGGGHHHH...... Aku sering bingung untuk memprioritaskan sesuatu. kadang ada kerjaan bikin dokumentasi.. eh yang lain muncul lagi pekerjaan... Ya allah mudahkanlah aku.....