Langsung ke konten utama

Pembaharuan Diri

Aku merasa perlu adanya pembaharuan diri semenjak Ramadhan lalu karena semenjak tahun 2015 aku mulai merasakan indahnya nikmat dunia yang berjalan penuh bumbu kehidupan. Nikmat yang telah membutakan mata manusiaku dan mata hatiku. Tapi, bagiku tidak ada yang sia-sia. Semua berjalan dengan prosesnya yang memang tanpa rencana juga sih. Hanya saja aku merasa seperti manusia yang jauh dari penciptanya akhir-akhir ini hingga tahun 2017. Tiba-tiba terbesit bahwa usaha yang kulakukan untuk mendekati Sang Pencipta agak menjadi kurang maksimal, kurang sip, kurang... apaaa gitu. Semacam ada pembatas antara aku dan Dia sehingga untuk mencoba istiqomah deket sama Dia itu jadi agak nggak enak sendiri. Maka, aku perlu mengambil sebuah keputusan besar yang sangat menguras jiwa untuk berikhlas. Entah ini bisa kujalani secara terus menerus hingga waktunya tiba, atau bakal tersandung lagi di tengah jalan, entahlah. Aku sadar kalau aku ini semangatnya "anget-anget tahi ayam". Seandainya ada jalan pintas atau pintu khusus yang bisa aku lalui untuk mengobati jarak antara au dan Dia dulu itu bahkan sampai sekarang. Yang bisa kulakukan hanya berusaha sedikit demi sedikit dan berharap akan ada kawan yang selalu mengingatkan saat aku mulai terpejam dan hampir tersandung.

Pembaharuan diri yang telah kulakukan ini mungkin bisa jadi merupakan fase istirahat dari pembatasan antara aku dan Dia. Bisa saja dalam waktu dekat ini aku malah membuat sekat lagi antara aku dan Dia. Yaaa membuat sekat itu gampang sih, bahkan indah sekali. Sulit rasanya untuk beristiqomah untuk tidak membangun sekat antara aku dan Dia. Aku sampai bingung, kira-kira, sampai kapan aku akan menahan diri untuk membuat sekat? Sedangkan peluang membuat sekat itu besarnya amit-amit.

Semoga bisa dan berjalan lancar. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. W…

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

Update di Medsos Pakai Cuplikan Film di Bioskop? Boleh?

Film Dilan 1990 yang sedang tayang di bioskop berhasil meluluhkan hati para penontonnya, pun juga
yang belum nonton pasti dapet spoiler dikit-dikit lah ya dari yang udah nonton. Tak sedikit yang terpukau dengan keromantisan kisah Dilan dan Milea, pun juga sisi pribadinya sehingga banyak yang terinspirasi, atau mulai muncul bumbu-bumbu galau dalam kehidupannya.

Eits, di tulisan ini aku bukan nge-review Film Dilan 1990 loh, tapi membahas salah satu perilaku para penonton Film fenomenal yang didutradarai oleh Fajar Bustomi dan Ayah Pidi Baiq. Mereka baik yang belum maupun sudah menonton pasti pernah update media sosial mereka baik instastory, posting instagram, story di facebook, story di whatsapp dan banyak media soaial lain. Uniknya, banyak cara untuk mengungkapkan pemikiran atau perasaan mereka di medsos dan menggunakan film Dilan sebagai representasi atau juga media pembenar juga pelegitimasi pemikiran serta perasaan mereka. Pasalnya, ada cara yang kurang lazim bagiku.
Cara yang kuran…