Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

We Can Be An Amateur Journalist!

First question is, who is amateur journalist?
How can i say that all of us can be an amateur journalist?

Well, in my opinion, amateur journalist is the person who catch anything around him with camera or other devices and publish it publicly even in any platform even whatsapp, facebook, youtube, etc. It is reasonable that we often receive some documentary videos via social media from our friends because they had received those video from another friends and share them again. And of course, we will share them to another but actually it depends of us. Someone was exactly catched or took a video in somewhere, and after that he/she share the video to other person, so other people will share it again and again. But, sometimes, the video that we take will back to us again and it's so funny. LOL.

All of us can be an amateur journalist if we take some picture or video and share it to another people. And yeah! We're already being an amateur journalist!

_________________________________…

Petasan Pembawa Petaka

Petasan Pembawa Petaka
Cerpen Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Aku menyesali semua perbuatanku itu. Seandainya saja aku tak seceroboh itu. Andaikata aku bisa mengendalikan diri dan tidak gegabah dalam bertindak, semua tak akan berakhir seperti ini. Sungguh rasa penyeslan itu menghantuiku sepanjang waktu. Setiap detik penyesalan tersebut selalu terbayang-bayang di manapun aku berada. Pikiran itu membuatku tak tenang menjalani kehidupan. Setiap kali mengerjakan tugas pasti terbayang. Setiap kali selesai sholatpun terbayang. Air mataku selalu meleleh di pipi dan tak kunjung berhenti. Sulit bagiku untuk melupakannya karena semua ini salahku. ***** “Sen, apakah kamu benar-benar mantap mau beli obat pembuat petasan di rumah Pak Supri? Aku serius lho. Karena kata Ayahku, Obat petasan itu jika tersentuh tangan sedikit saja bisa mengeluarkan suara yang sangat keras dan jika terkena anggota tubuh, pasti hancur. Aku jadi ngeri mendengarnya”, ucapku pada Sendy, teman sekelasku yang sedari ke…

Bayang Semu Kemerdekaan

BAYANG SEMU KEMERDEKAAN Puisi Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Mungkin umurku tak setua tanah air ini Yang telah diproklamirkan kemerdekaannya semenjak 70-an tahun yang lalu hingga kini Yang memiliki beragam suku bangsa hingga tak terhitung jari Yang ber”Bhinneka Tunggal Ika semenjak aku belum lahir Mungkin pula aku tak mengerti bagaimana keadaan serta kebutuhan negara ini Tapi dengan naluri kemanusiaanku yang hanya secuil Paling tidak aku masih bisa mempertanyakan tentang arti kemerdekaan bumi pertiwi
Entah benar atau salah, yang jelas kemerdekaan bagiku tak selaras dengan kenyataan yang ada di negeri ini Kita Merdeka? Bebas dari penjajah? Tapi, apakah kita sadar jika masih ada penjajah yang menjadi lintah raksasa namun “adem ayem” dengan segala harta yang berlimpah?
Apa benar kita telah merdeka? Hanya karena benda kecil, seseorang dihabisi, tapi maling-maling berdasi tak dihabisi padahal bermilyar milyar uang telah masuk kantong kanan masuk kantong kiri
Apa benar kita telah merdeka? Menja…

Ketika Dunia Menyempit

KETIKA DUNIA MENYEMPIT Puisi karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Ketika dunia menyempit…. Raga terasa terhimpit Semua yang manis menjadi pahit Menyebar membakar kulit Orang lain tak acuh di saat sulit Gunjingan merajalela Melalui mulut-mulut tak berdosa Entah kapan akhirnya Diri ini hanya bisa berdoa Raga ini terasa beku Saat angin keprasangkaan membelenggu Lisan ini semakin kelu Karena oknum memukul jitu Kini semua terasa sukar Sulit rasanya mencari jalan keluar Seperti nya tak ada yang membuka pintu hatinya lebar-lebar Dari diri ini mereka berpencar

Di Ujung Mata Pedang

DI UJUNG MATA PEDANG Puisi Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Dan pandanganku gelap gulita Saat ujung mata pedang itu menerobosjantung dengan tatapan menggila Tubuhku bergetar dan mata terbelalakterbuka Namun, apa daya aku tak bisa berbuat apa-apa             Akumengerti maksud mereka yang ingin mewanti-wanti mata pedang itu padaku             Danaku tahu maksud baik mereka dengan menakutiku             Akutahu pula apa yang mereka pikirkan untuk kebaikanku             Namun,karena kesalah pahaman mata pedang itu menerobos jantungku Sudahlah Biarlah bekas luka mata pedang ini mengering Akan tetap kujalankan kewajibanku meski harus berbaring Semoga ini menjadi pelajaran penting Agar tak mudah lalai dalam suasana hening

Kampus putih Dilanjutkan di rumah tercinta Senin, 06 Mei 2013

Ini Urusanku

INI URUSANKU Puisi Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Apa maumu mengaturku ? Ini urusanku
Aku tahu masa depanku dengan kacamataku Aku tahu masa depanku Aku tahu masa depanku Dan Aku tahu masa depanku .
Lalu, kau mau apa? Uruslah masa depanmu sendiri Aku tak peduli Sekarang aku sedang bersenang-senang dengan segala yang kupunya
Persetan Nasehat-nasehat tak terpikirkan Yang ada hanya AKU SENANG SEKARANG AKU BAHAGIA DENGAN MASA MUDAKU AKU TAK PEDULI INI URUSANKU !!!!

Malang, 12 Mei 2013. Pukul 22:44 Puisi ini kutulis untuk embrio-embrio pendobrak perubahan dunia Lalu, sadarlah sebelum terlambat.

Kata Pemuda Nakal

KATA PEMUDA NAKAL
Puisi Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Hey Kau... Seriusnya Kau belajar... Lihatlah Aku....
Hidupku mudah Uangku melimpah Malamku selalu indah Walau kadang susah saat aku payah Hahahaha.....
Memang Parah.. Bagimu... Tapi, Wah... Bagiku...
Ah... Indanya dunia ini Aku hanya perlu minum untuk memstakan diri Dan Dara-dara cantik yang menemani Aku tak butuh cita-cita tinggi Yang penting... Aku senang.... Hahahahaaa.....
Percetakan Selasa, 11 Maret 2013

Lolongan Si Buruk Rupa

LOLONGAN SI BURUK RUPA
Puisi Karya : Kerta Ranggah Rajasa Jayawardhana
Aku benci untuk mengatakannya Tapi apalah arti aku hidup jika seperti ini adanya Karena semua seakan memandangku sebelah mata Lalu, apa yang harus kulakukan Sepertinya aku tak mau mati tapi hidup saja segan Dan keluhan ini tak mampu lagi kusimpan Maafkan aku Tuhan jika aku kurang bersyukur Tapi apa daya Aku hanya hamba-Mu yang lemah Yang ada dihadapanku hanyalah Pembelas kasih yang ada sesaat Pemberi harapan palsu untuk hati Pencemooh yang tak ada habisnya Penjahat perasaan yang seenaknya menyepelekan diri Tuhan, Apakah jika aku mati ini semua akan berakhir...???? Tuhan... Tuhan... Aku tak bisa berbuat apa-apa kecuali dari pertolonganmu Terlalu jahat hatiku untuk meminta mereka musnah dari hadapanku Tuhan... Apakah mereka tak tahu besarnya kebaikan hatiku Tuhan...
Bumi dingin yang kian memanas,
16 April 2013  

JCF, Acara Pameran di Bojonegoro yang Perlu Dicontoh Daerah-daerah Lain! (My First Experience with Qlapa.com)

Matoh! Kata ini yang pas untuk acara JCF 2017. Kenapa? Jelas karena acara besar inilah para
pengusaha industri kreatif memiliki kesempatan besar untuk menunjukkan produk-produk mereka, hasil buatan tangan mereka yang sangat indah nan variatif. Matoh sendiri berarti "sae" atau "baik". Matoh merupakan kata seru yang digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang baik bahkan di atas baik. JCF (Jonegoroan Creative Fair) 2017 merupakan agenda yang dihelat atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan IKKON Bojonegoro. Agenda ini berisi pameran produk-produk lokal Bojonegoro seperti kerajinan gerabah, perhiasan, kerajinan songket atau rajut, batik,  hingga kuliner yang bermacam-macam seperti kripik olahan, bumbu pecel dan lain sebagainya. Tak hanya itu, e-commerce pun juga diundang seperti Qlapa.com dan Tokopedia agar menjadi sarana bagi para pengrajin untuk semakin mudah memasarkan produknya ke seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia agar produk mereka mampu bersa…

Bojonegoro, Panasnya Selangit!

Hari ini adalah hari ke-3 aku di Bojonegoro. Kedatanganku di Bojonegoro bukan tanpa sebab. Beberapa waktu yang lalu, aku diterima menjadi City Representative Qlapa.com untuk daerah Malang. Dan aku berpartisipasi dalam pameran Qlapa.com di agenda JCF (Jonegoroan Creative Fair) 2017 Bojonegoro mulai tanggal 21-23 Oktober 2017. Dan sejak hari Jum'at tanggal 20, aku sudah tiba di Bojonegoro untuk membantu rekan Qlapa.com yang ternyata juga seniorku saat di FDI (Forum Diskusi Ilmiah) UMM yaitu Mbak Noor Sukmo Ayu Lestari atau Mbak Ayu. Well, kami menyiapkan booth pameran mulai dari angkat-angkat sampai bolak-balik ganti desain booth. Akan kulanjutkan di lain tulisan.

Bojonegoro, merupakan daerah yang seumur hidup rasanya belum pernah aku tinggal atau sekedar menginap, namun hanya sekedar lewat karena tempat tujuanku sekeluarga selalu di Tuban serta jarang sekali untuk lewat Bojonegoro. Daerah yang berbatasan dengan Jawa Tengah ini memiliki suhu tinggi hingga lumrah jika orang-orang di …

Belajar Filsafat. Sesatkah?

Kalau ada pertanyaan, filsafat itu apa sih?
Pasti jawabannya :

FILSAFAT ITU SESAT!
FILSAFAT ITU BIKIN PUSING
FILSAFAT ITU RUWET
FILSAFAT ITU ......

dan lain-lain. Monggo dilanjutkan sendiri, kalau perlu dikomentarin di bawah juga nggak apa-apa.

Sejujurnya, aku sendiri agak risih kalau misal filsafat itu bikin sesat dan lain-lain karena sebenernya manusia itu berfikir pasti mereka berusaha untuk berfilsafat dong.

Sebelum jauh membahas tentang sesat nggaknya filsafat, mending ditelusuri dulu, sebenernya filsafat itu apa sih. Apa bener filsafat itu ngerusak?

Filsafat itu kan diambil dari kata philos dan sophia . Artinya cinta kebijaksanaan. Sejarahnya, dulu itu buanyak orang-orang yang sombong karena kepintaran dan kebijaksanaan mereka bahkan menggunakan kepintaran mereka untuk yang nggak baik. Mereka tidak mau membumi dan tidak mau pendapatnya ditentang atau pendapat mereka itu sifatnya absolut. Akhirnya mereka dijulukin kaum sophis sesuai dengan sophia itu tadi yaitu orang-orang yang b…