Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Update di Medsos Pakai Cuplikan Film di Bioskop? Boleh?

Film Dilan 1990 yang sedang tayang di bioskop berhasil meluluhkan hati para penontonnya, pun juga
yang belum nonton pasti dapet spoiler dikit-dikit lah ya dari yang udah nonton. Tak sedikit yang terpukau dengan keromantisan kisah Dilan dan Milea, pun juga sisi pribadinya sehingga banyak yang terinspirasi, atau mulai muncul bumbu-bumbu galau dalam kehidupannya.

Eits, di tulisan ini aku bukan nge-review Film Dilan 1990 loh, tapi membahas salah satu perilaku para penonton Film fenomenal yang didutradarai oleh Fajar Bustomi dan Ayah Pidi Baiq. Mereka baik yang belum maupun sudah menonton pasti pernah update media sosial mereka baik instastory, posting instagram, story di facebook, story di whatsapp dan banyak media soaial lain. Uniknya, banyak cara untuk mengungkapkan pemikiran atau perasaan mereka di medsos dan menggunakan film Dilan sebagai representasi atau juga media pembenar juga pelegitimasi pemikiran serta perasaan mereka. Pasalnya, ada cara yang kurang lazim bagiku.
Cara yang kuran…

Daripada Nyesel, Mending Belajar Bahasa Inggris dari Sekarang!

Aku dulu terlalu meremehkan bahasa inggris sampai-sampai tiap pelajaran bahasa inggris di pondok, aku suka acuh tak acuh. Aku merasa bahwa bahasa Inggris tidak terlalu penting bagiku karena waktu itu yang aku pikirkan adalah sebagai orang Indonesia aku harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia. Meskipun waktu sekolah dasar aku selalu mendapat nilai tertinggi untuk pelajaran bahasa Inggris. Dan entah bagaimana ceritanya ketika mondol aku menjadi orang yang bisa dibilang nasionalis lah ya.

Ternyata Seiring berjalannya waktu, ketika pengambilan aku ditugaskan untuk mengajar bahasa Inggris di kelas pelajaran sore. Entah mengapa ketika mengajar aku jadi bersemangat untuk meningkatkan bahasa Inggris ke. Yah walaupun hanya dengan model yang sangat sedikit Akhirnya aku bisa paling tidak menghantarkan murid-muridku kepada prestasi yang lumayanlah untuk sekelas bahasa Inggris.

Hari berganti hari ketika aku sudah memulai masa masa perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Malang, keinginanku belaj…

Kuliah di Luar Negeri, Why Not?

Mimpi kali yee bisa kuliah di luar negeri. Itu udah jadi impianku dari dulu sih, tapi baru dirintis usahanya pasca lulus kuliah. Sungguh usaha yang mirip-mirip pahlawan kesiangan. Hehe. Gimana nggak, kuliah di luar negeri yang persiapannya super kuat dan banyak itu malah baru disiapin nggak nyampe setahun yang lalu. Harusnya kan udah dirancang semenjak kuliah semester 5 lah paling nggak. Memang telat banget aku buat ngurus sekolah S2 luar negeri. Wajar kalau banyak temen-temenku yang bilang, aku ini nggak ada bau-bau untuk siap kuliah di luar negeri, ada juga yang bilang mending kalau nggak niat nggak usah aja. Memang bener sih yang mereka omongin ke aku. Dan sempet bikin aku down juga 😂. Tapi, buat apa usaha selama ini kalo down dan nyerah. Bangkit aja dah!

Aku pengen banget kuliah di luar neger karena aku bisa langsung belajar di kawah candradimuka yang super menantang pun juga pengalamannya nambah. Selain itu juga nanti hal-hal positif di sana bisa kuadopsi dan kuterapkan di Indon…

Aku dan Musik

Musik udah nemenin kehidupanku dari dulu. Seringnya pas lagi ngendarain motor (pasang headset trus muterin lagu-lagu favorit) dan dengerin musik yang lantunannya pelan banget sambil menuju alam mimpi (lampu kamar mati, pakai selimut dengan bantal empuk, tak lupa pelukan untuk guling). Nggak jarang juga sih muterin murottal, dan lebih nyaman. Hehe.

Itu kalau ngedengerin. Sedangkan memainkan, aku cuma bisa ngegitar, main pianika, keyboard cuma doremifasolasido, drum cuma bisa mukul asal, gitas listrik masih cupu dan ya udah itu aja sih. Mulai nyentuh gitar itu dulu waktu kelas 5 KMI di Gontor. Waktu itu, ada teman satu grup, teman ITQAN, namanya Agung Prasetyo, dan dia punya gitar. Masalahnya dia jarang memakai gitarnya. Entah darimana asalnya, secara tiba-tiba muncul keinginan untuk bisa main gitar. Tanpa pikir panjang, gitar milik Agung kupinjam, secara rutin! Sebulan dua bulan, meskipun jarang mainnya (nggak setiap hari), aku mulai bisa. Terlebih saat bulan Ramadhan, full bisa kupaka…

Akhir Tahun Harusnya Ngapain?

Hay guys, akhir tahun gini, kamu ngapain? Bakar-bakar jagung trus nongki sampai pagi? Jalan-jalan sama pacar liatin kembang api? Mikirin resolusi? Berusaha nepatin janji yang nggak jadi jadi? Merenung sambil evaluasi diri? Atau mending diem di kamar aja kali... . Yah, gitulah dinamika di akhir tahun Mesti ada aja saat di mana kita tuh pengen banget bersenang senang... tanpa ampun! Sempat juga sih kepikiran buat mewujudkan harapan-harapan yang udah terhimpun Ya, cita-cita itu emang kesusun Tapi kenyatanya nih, kita cuma bisa melamun Akhirnya, Cuma senang-senangnya aja yang beruntun Trus kita jadi kepikiran lagi, Harus gimana sih di akhir tahun????? Trus, kita ini siapa lhoh di tahun depan??? . Harusnya sih kita punya pandangan Gambaran kesuksesan yang bukan cuma sekedar lisan Yang disusun dengan niat dan cita-cita yang mapan Evaluasiin kehidupan kita selama setahun belakangan Trus kita cari sama-sama solusi yang mencerahkan Ilangin rasa pasrah sama keadaan Solusi-solusi ini kita jadiin tujuan Lalu dengan bang…