Langsung ke konten utama

Daripada Nyesel, Mending Belajar Bahasa Inggris dari Sekarang!


Mas Syahrir (Salah Seorang
Kawan di Muhammadiyah
Scholarship Preparation
Program Batch 2) Sedang
Serius Belajar Academic Writing
Aku dulu terlalu meremehkan bahasa inggris sampai-sampai tiap pelajaran bahasa inggris di pondok, aku suka acuh tak acuh. Aku merasa bahwa bahasa Inggris tidak terlalu penting bagiku karena waktu itu yang aku pikirkan adalah sebagai orang Indonesia aku harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia. Meskipun waktu sekolah dasar aku selalu mendapat nilai tertinggi untuk pelajaran bahasa Inggris. Dan entah bagaimana ceritanya ketika mondol aku menjadi orang yang bisa dibilang nasionalis lah ya.

Ternyata Seiring berjalannya waktu, ketika pengambilan aku ditugaskan untuk mengajar bahasa Inggris di kelas pelajaran sore. Entah mengapa ketika mengajar aku jadi bersemangat untuk meningkatkan bahasa Inggris ke. Yah walaupun hanya dengan model yang sangat sedikit Akhirnya aku bisa paling tidak menghantarkan murid-muridku kepada prestasi yang lumayanlah untuk sekelas bahasa Inggris.

Hari berganti hari ketika aku sudah memulai masa masa perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Malang, keinginanku belajar bahasa Inggris semakin tumbuh meskipun hanya sedikit sekali karena ada mata kuliah English for specific purposes. Mata kuliah ini berisi 3 mata kuliah dalam satu semester yaitu reading listening dan speaking. Kemudian di semester berikutnya dilanjutkan dengan writing listening dan reading. Terlebih di kelas kawan-kawan sangat bersemangat untuk belajar bahasa Inggris akibatnya aku Jadi ketularan untuk bersemangat belajar bahasa Inggris. Alhasil nilai kami lumayanlah untuk kelas mahasiswa semester 1 dan semester 2 di dalam mata kuliah yang berbahasa Inggris.

Lanjut ke semester 3 sampai dengan semester 7 bahkan 8 Aku malahan semakin jarang untuk belajar bahasa Inggris karena fokus ke terarah pada belajar teori-teori sosiologi kemudian mencari literatur literatur yang berkaitan dengan mata kuliah di jurusan sosiologi mulai semester 3 sampai dengan semester 8 bahkan ada beberapa mata kuliah yang sampai mengulang. Hingga suatu saat ketika mengerjakan skripsi dan skripsinya sudah selesai, aku dirundung kebingungan karena harus menerjemahkan abstrak dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Well pada akhirnya aku terjemahkan sendiri. Dan amazing nya lagi menerjemahkannya dengan modal nekat. Gimana Nggak nekat orang grammarnya salah masih aja ditulis padahal kawan-kawanku banyak yang nerjemahin pakai terjemahan profesional. Meskipun gitu pada akhirnya aku bertekad untuk lebih meningkatkan bahasa Inggrisku lagi biar ketika perlu menuliskan sesuatu yang menggunakan bahasa Inggris aku nggak bingung lagi.

Tiba saatnya ketika aku lulus kuliah dan selesai diwisuda. Keinginanku untuk melanjutkan study Master di luar negeri kayaknya harus segera Ku Kejar. Dan nyatanya usahaku adalah usaha yang terlambat karena baru mengusahakan studi Master di luar negeri setelah lulus dari kuliah S1. Aku gelisah sehingga muncul keputusan untuk belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare Kediri. Tiga bulan lamanya aku berada di Pare lalu pulang dan melanjutkan kursus di English First Malang. Tidak berhenti sampai disitu, aku belajar lagi di Royal English Malang tentang grammar dan berbagai budaya Inggris lain dengan di sisi lain sembari ku cari info beasiswa di luar negeri yang sesuai kampus tujuanku.

Inti dari tulisan ini adalah belajar bahasa Inggris sangat membantu kita untuk mempersiapkan diri lebih dini guna siap meluncur ke luar negeri atau belahan dunia manapun dan menjadi orang yang siap go internasional serta siap membangun negara karena nantinya kita akan berinteraksi dengan orang-orang di luar Indonesia pun juga bahasanya berbeda maka bahasa Inggris sangat memudahkan kita untuk bisa berkomunikasi dengan mereka. Jadi tunggu apalagi? Udah mulai belajar bahasa Inggris?

Catatan untuk tulisan ini mohon maaf secara tanda baca masih banyak yang salah. Lain kali bakal aku perbaiki lagi. Yuk Belajar bahasa Inggris dari sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. W…

Update di Medsos Pakai Cuplikan Film di Bioskop? Boleh?

Film Dilan 1990 yang sedang tayang di bioskop berhasil meluluhkan hati para penontonnya, pun juga
yang belum nonton pasti dapet spoiler dikit-dikit lah ya dari yang udah nonton. Tak sedikit yang terpukau dengan keromantisan kisah Dilan dan Milea, pun juga sisi pribadinya sehingga banyak yang terinspirasi, atau mulai muncul bumbu-bumbu galau dalam kehidupannya.

Eits, di tulisan ini aku bukan nge-review Film Dilan 1990 loh, tapi membahas salah satu perilaku para penonton Film fenomenal yang didutradarai oleh Fajar Bustomi dan Ayah Pidi Baiq. Mereka baik yang belum maupun sudah menonton pasti pernah update media sosial mereka baik instastory, posting instagram, story di facebook, story di whatsapp dan banyak media soaial lain. Uniknya, banyak cara untuk mengungkapkan pemikiran atau perasaan mereka di medsos dan menggunakan film Dilan sebagai representasi atau juga media pembenar juga pelegitimasi pemikiran serta perasaan mereka. Pasalnya, ada cara yang kurang lazim bagiku.
Cara yang kuran…