Langsung ke konten utama

Darul Arqam Beasiswa MSPP Batch 2 Dibuka, Haedar Nashir Turut Hadir Menyukseskan

Pagi ini pusbang Muhammadiyah Jogjakarta diramaikan dengan pembukaan acara
Penyerahan Simbolis ID Peserta dan
Kaos MSPP 
pembekalan kader atau Darul Arqom untuk para awardee beasiswa Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch 2. Acara yang dimulai pukul 10.00 tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Chairil Anwar, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader Ari Anshori dan juga Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Muhammadi Da'i.

Melalui sambutan-sambutannya, selalu disampaikan baik dari majelis diktilitbang, majelis pendidikan kader maupun rektor UMS bahwa peserta atau awardee beasiswa MSPP batch 2 ini merupakan bakal penerus Muhammadiyah di masa depan sehingga perlu meningkatkan kualitas dan ketaqwaan demi Muhammadiyah ke depan.

Acara dibuka secara resmi oleh chairil anwar selaku majelis diktilitbang dengan disusul tepuk tangan meriah seluruh hadirin yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis ID Peserta dan kaos MSPP kepada awardee sebagai bentuk peresmian awardee sebagai peserta pembekalan kader. Penyelenggaraan beasiswa MSPP Batch 2 ini bekerjasama dengan LazisMu, Mandiri Syariah, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Ahmad Dahlan.

Awardee beasiswa MSPP batch 2 berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Maluku dan Papua berjumlah 41 peserta. Rangkaian acara berlanjut pada keynote speaker yang dibawakan oleh Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah dengan menyampaikan banyak motivasi serta arahan juga penanaman nilai kemuhammadiyahan bagi para awardee.

Komentar

  1. kak, mau tanya dong :)
    ada tips buat mengikuti beasiswa mspp kah?
    dan seleksi wawancaranya seputar apa ya?
    terimakasih :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Komentarin yaa... Saya seneng banget kalau dikomentarin. Terima Kasih :)

Pling Banyak dibaca

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. W…

Update di Medsos Pakai Cuplikan Film di Bioskop? Boleh?

Film Dilan 1990 yang sedang tayang di bioskop berhasil meluluhkan hati para penontonnya, pun juga
yang belum nonton pasti dapet spoiler dikit-dikit lah ya dari yang udah nonton. Tak sedikit yang terpukau dengan keromantisan kisah Dilan dan Milea, pun juga sisi pribadinya sehingga banyak yang terinspirasi, atau mulai muncul bumbu-bumbu galau dalam kehidupannya.

Eits, di tulisan ini aku bukan nge-review Film Dilan 1990 loh, tapi membahas salah satu perilaku para penonton Film fenomenal yang didutradarai oleh Fajar Bustomi dan Ayah Pidi Baiq. Mereka baik yang belum maupun sudah menonton pasti pernah update media sosial mereka baik instastory, posting instagram, story di facebook, story di whatsapp dan banyak media soaial lain. Uniknya, banyak cara untuk mengungkapkan pemikiran atau perasaan mereka di medsos dan menggunakan film Dilan sebagai representasi atau juga media pembenar juga pelegitimasi pemikiran serta perasaan mereka. Pasalnya, ada cara yang kurang lazim bagiku.
Cara yang kuran…