Langsung ke konten utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah Berikan Arahan dalam Pembukaan MSPP Sekaligus Memberikan Himbauan Khusus untuk Kader IMM

Serangkaian acara pembukaan Pelatihan Kader atau Darul Arqam untuk para awardee
Para awardee putra berpose bersama
Ketua Umum PP Muhammadiyah
Haedar Nashir
beasiswa MSPP dilengkapi dan dimeriahkan oleh keynote speaker yaitu Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang bertempat di Pusbang Muhammadiyah Jalan Kaliurang Yogyakarta pagi tadi. Kedatangan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mendapat sambutan hangat dari para awardee dan merupakan kesempatan emas untuk dapat bertatap muka bersama Haedar.

Haedar menekankan bahwa tingkat persaingan di luar semakin tinggi sehingga perlu bagi kader Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitasnya. "Diharapkan kader-kader Muhammadiyah memiliki integritas", tambahnya. Selain itu kader Muhammadiyah juga diharapkan mampu untuk menempa diri dan siap bersosialisasi dengan siapapun. Penekanan juga diungkapkan dalam hal pemikiran berkemajuan Muhammadiyah yang harus ada dalam diri tiap kader.

Himbauan untuk para awardee berlanjut mengenai poin-poin dalam menuntut ilmu seperti kesungguhan, kejujuran, birrul walidain, berkawan dengan banyak orang serta bersinergi dan selalu memohon ridho Allah melalui ibadah juga amal sholeh. "Jangan salah jalan. Cinta orang tua walau sejengkal tapi tak bertepi. Beda dengan cinta anak ke orang tua yang tergantung musim", himbaunya sembari bernada humor. "Belajarlah gembira saat saudara-saudara kita sukses. In ahsantum ahsantum lianfusikum. Wain asa'tum falaha", tambah Haedar melengkapi poin-poinnya.

Pada akhir sesi, Haedar menghimbau kepada awardee yang juga kader IMM untuk mengurangi konflik serta semakin menonjolkan intelektualnya. "Kader-kader IMM harus menonjol intelektualnya daripada selalu gontok-gontokan", tukasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. W…

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

Update di Medsos Pakai Cuplikan Film di Bioskop? Boleh?

Film Dilan 1990 yang sedang tayang di bioskop berhasil meluluhkan hati para penontonnya, pun juga
yang belum nonton pasti dapet spoiler dikit-dikit lah ya dari yang udah nonton. Tak sedikit yang terpukau dengan keromantisan kisah Dilan dan Milea, pun juga sisi pribadinya sehingga banyak yang terinspirasi, atau mulai muncul bumbu-bumbu galau dalam kehidupannya.

Eits, di tulisan ini aku bukan nge-review Film Dilan 1990 loh, tapi membahas salah satu perilaku para penonton Film fenomenal yang didutradarai oleh Fajar Bustomi dan Ayah Pidi Baiq. Mereka baik yang belum maupun sudah menonton pasti pernah update media sosial mereka baik instastory, posting instagram, story di facebook, story di whatsapp dan banyak media soaial lain. Uniknya, banyak cara untuk mengungkapkan pemikiran atau perasaan mereka di medsos dan menggunakan film Dilan sebagai representasi atau juga media pembenar juga pelegitimasi pemikiran serta perasaan mereka. Pasalnya, ada cara yang kurang lazim bagiku.
Cara yang kuran…