Langsung ke konten utama

Postingan

Highlighted

LEGALISASI BERKAS SEBELUM STUDI KE LUAR NEGERI

Baca ini biar nggak salah langkah kayak aku!
Biar nggak bolak balik ke Jakarta juga.
Karena lembaga-lembaga ini nggak akan peduli dengan apapun kondisimu.
Ini kutulis tanggal 1 Februari 2019.
Baca sampai selesai!

Sebelum ke luar negeri, tentu kita butuh dong yang namanya visa. Visa kita akan terbit setelah kita membuat janji temu di kedutaan, atau terserah sih, pokoknya sesuai dengan ketentuan dari kedutaan negara tujuan. Apalagi kalau ke luar negerinya dalam rangka untuk studi. Pada tulisan ini, aku pengen coba jelasin sedikit mekanisme terkait pengurusan beberapa berkas sebelum studi ke luar negeri, yaitu soal legalisasi berkas-berkas penting kayak SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Ijazah dan transkrip S-1, Akta Kelahiran, dan lain-lain.

Mungkin tiap negara tujuan itu berbeda-beda ketentuan. Nah, kebetulan, aku kan keterima di Masaryk University Republik Ceko nih buat kuliah S-2 (semoga bisa berangkat. balik lagi sih sama ketentuan Yang Maha Kuasa). Kampus tujuanku nyaratin bu…
Postingan terbaru

SUKA DUKA MEMPERJUANGKAN STUDI LUAR NEGERI Bagian 2

Lanjutan...
Jadi, 2 tahunku yang nampak sebagai orang "nganggur tak punya pekerjaan dan kerjaan" jika dibandingkan teman-temanku atau para kerabat, kuisi dengan belajar bahasa, tes bahasa, nyari info kampus, mbandingin, daftar-daftar kampus dengan persyaratan yang seadanya, nerjemahin dokumen-dokumen, coba-coba daftar beasiswa meskipun sering submit di injury time karena sok-sok pengen nulis essay bagus, juga sampai bikin personal statement atau motivation letter buanyak dengan tujuan kampus bermacam-macam. Yah... sampai sering banget scan dokumen, ke dosen, scan, ke dosen lagi. Banyak. Sempet juga daftar ke sebuah kampus yang mengharuskan aku ngirim berkas asli ke sana di mana biayanya mahal banget, namun apa daya dokumennya nggak nyampai juga. Tuhan Maha Berkehendak dan Maha Mengatur Segalanya. Eits, yang namanya ngedatengin edufair, udah berapa kali tuh.

Begitulah...

Tapi aku dapet pelajarannya. Yang tadinya nggak punya SKCK akhirnya jadi tahu gimana ngurusnya. Tahu juga …

SUKA DUKA MEMPERJUANGKAN STUDI LUAR NEGERI

Mewujudkan agar bisa kuliah di luar negeri nggak semudah ngomong "aku pasti bisa kuliah di luar negeri". Wuih bener capek. Yang nggak pengen capek, mending mikir-mikir dulu dah buat kuliah ke luar negeri. Suer deh. Daripada nggak jadi. Ini aja aku masih ragu apa aku bakal kuat. Tapi, selama masih optimis, pasti Yang Maha Kuasa bakal ngasih jalan.

Ceritanya...
Pelan-pelan ya. Flashback dulu.

Saat SD, aku berkeinginan dan bercita-cita ingin menjadi Professor. Agar bisa memberikan kontribusi penting bagi bangsa. Aku ingin bisa memajukan bangsaku dengan menjadi seorang professor.

Waktu berlalu, aku masih ingat dengan cita-cita seorang anak SD yang culun itu, walau dia pernah
juara kelas di saat akhir kelas 6 SD. Hahaha. Saat studi di pondok, aku banyak berkegiatan menulis, berjibaku dengan komputer dan kesekretariatan, serta pengalaman organisasi lain. Secara akademik, rendah! Tapi, aku semacam tak peduli. Yang penting jalani dulu aja. Singkatnya, aku lulus dengan lega, mengabdi…

Hutan Pinus Semeru: Dengarkan Suara Alam Di Sana!

Ternyata, ada loh tempat yang masih alami banget buat menikmati suasana hutan pinus di Malang! Tadinya kalau aku pengen lihat pinus-pinusan, yaa tinggal ke kota Batu aja soalnya di sana ada Coban Talun dan Coban Rais. Tapi, kedua tempat itu udah nggak sealami dulu karena banyak wahana-wahananya. Maksudnya, wahananya semacam mengurangi nuansa pepohonannya. Sedangkan di HPS (Hutan Pinus Semeru) ini, beuh! Emang sih banyak spot fotonya. Tapi, pepohonan banget, man! Sueger suasananya. Aku bareng teman-temanku (Firrizqi, Krisna, Mbak Naqiya, Mbak Nisa dan Mas Rahman) mencoba iseng bermain ke tempat yang konon katanya sejuk nan nyaman buat refreshing!

Di mana tempatnya?
Hutan Pinus ini ada di kaki gunung Semeru. Makanya namanya hutan pinus semeru. Tepatnya di Dukuh Arjosari kalau nggak salah, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Biar gampang, liat GPS aja! Udah ada kok😁


Ada apa aja di sana?
Banyak! Kamu bakal nemuin:
- Spot foto yang gokil. Di awal kamu masuk pintu depan, ka…

Ngecat Tembok Orang di Kampung Hijau Kota Batu

Keren, jooonn! Satu kata yang terbesit dalam hati dan pikiran saat pertama melihat lukisan karya adek-adekku di salah satu sudut Kampung Hijau di Desa Beji Kota Batu Jawa Timur ini. Mereka (Rahmi Rabbani/Rara, Dhia Amira/Mira, juga teman mereka yang juga satu pondok denganku yaitu Abdurrahman Daud/Daud) dengan asyiknya melukis di tembok rumah warga tanpa nampak rasa lelah.
Sek-sek, tunggu. Ini bukan aku promosi Kampung Hijaunya lho ya, meskipun secara nggak langsung bisa semacam ngepromoin sih, hahaha. Aku cuma ingin ngangkat lukisan mereka aja. Mereka ngecat ntu tembok dalam rangka lomba mural. Deadlinenya pas tadi malem (13/1). Jadi,
ngebutlah mereka. Ceritanya, mereka berkelompok. Unik! Yang mereka gambar itu ada dinosaurus gede, ada yang keluar dari bunga, ada yang berlapis tempe, pokoknya lucu dah! Katanya, temanya sih purbakala.

Di luar nalar sih. Soalnya, waktu mereka tuh mepet. Seingetku, sejak hari Jum'at mereka udah mulai dan nggak lancar gitu aja. Hujan mulu! Udah gitu…

Aku Bukan Kakak yang Baik

Tadi malam, aku melakukan hal yang tak bisa dimaafkan untuk seorang kakak. Bagiku, itu sangat tak pantas. Meskipun tak sengaja, tapi, karena perlakuanku yang kurang sabar, akhirnya ada bagian dari tubuh adik bungsuku tersakiti. Seketika ia menangis keras, dan secara reflek, kugendong dia dan menenangkannya, sembari menghibur dan berkali-kali mengelus bagian yang sakit sembari melontarkan perkataan, "sembuh sembuh.. sembuh sembuuh", beserta nada seperti seakan menyanyi namun dengan melodi paling spontan. Aku takut, takut jika terjadi apa-apa pada adikku, dan itu semua salahku. Sembari kutenangkan dia, dan menahan air mata yang semakin memaksa untuk mengalir dari mataku, saat itu juga teringat banyaknya dosa-dosaku pada adik-adikku yang lain. Tak satupun dari mereka yang tak pernah kusakiti saat mereka masih kecil. Ya! Oleh seorang kakak pertama dari 7 bersaudara.

Kuakui, semakin berlalunya waktu, hati dan pikiran manusia juga semakin dewasa. Begitu pula denganku. Dulu, sakin…

PACARAN, MENIKAH: Sebuah Kebanggaan? (bagian 2)

Lanjutan...

Eits, tapi tenang. Aku termasuk orang yang percaya kalau Yang Maha Kuasa itu menciptakan makhluk-makhluknya dengan segala kelebihan. Kalau manusia itu mau berusaha, jelas kuat dong. Apalagi nahan perasaan soal cinta-cintaan begini, kecil!

Pernikahan


Siapa sih yang nggak bahagia kalau sudah ada di jenjang serius kayak gini? Menikah, cuy! Kamu dipertemukan dengan lawan jenismu dalam sebuah ikatan kuat, pakai janji suci lagi. Laki-laki, katanya, sampai deg-degan setengah mati kalau mau ijab kabul. Perempuan juga nggak kalah deg-degannnya karena dia akan melepas masa lajang, dan selepas ijab kabul, dia akan hidup bersama lelaki yang berani meminangnya, juga dicintainya, eak!

Semua orang sadar kalau nikah itu acara sakral dan ada sangkut pautnya dengan kehidupan masa depan seseorang. Maka wajar jika mereka ingin pernikahan ini adalah sesuatu yang mereka alami cukup sekali seumur hidup. Pasangannya cukup satu untuk selamanya. Kalau udah kayak gini, yang namanya cinta, kesetiaan, …