Langsung ke konten utama

Postingan

Highlighted

Teruntuk Semua Mahasiswa Baru

Mahasiswa, status yang kusandang sejak 2012 hingga 2017 lalu. Di hari pertama kegiatan belajar megajar ini (di UMM), aku ingin menggoreskan beberapa saran yang mungkin bisa menjadi pegangan bagi Mahasiswa Baru sebagai motivasi. Mumpung masih awal banget.

Mahasiswa perlu untuk meningkatkan intensitas membaca surat kabar, buku dan jurnal. Hal ini dapat meningkatkan wawasan mereka sehingga argumen yang disampaikan baik lisan maupun tulisan dapat sangat berisi serta berbobot. Selain itu, membaca secara tidak langsung akan meningkatkan daya kritis mahasiswa, sebagai implikasi dari banyaknya pengetahuan yang mereka serap. Mereka bahkan mampu mengaitkan dinamika dalam kajian secara teoritik dengan dinamika yang terjadi dalam dunia nyata. Kemampuan melihat kenyataan dari kacamata bidang ilmu yang dipelajari akan semakin meningkat.

Kemudian, untuk mengasah hasil bacaan mahasiswa, sangat perlu bagi mereka untuk melibatkan diri dalam forum-forum diskusi, baik formal maupun informal, kecil maupu…
Postingan terbaru

Serunya Belajar Merumuskan Kurikulum Bareng FISIP UMM dan Pemateri-Pemateri Keren!

Kemarin, (Jum'at, 26 Juli 2019), aku mengikuti Lokakarya Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum FISIP UMM bareng semua Kaprodi, Sekprodi, Ketua Lab dan perwakilan 2 dosen dari setiap prodi di FISIP. Aku selaku panitia bareng Mas Haryo Prasodjo (Calon Kemenhub Perkeretaapian Indonesia, karena hobi banget sama kereta api) mencoba sebisa mungkin membantu jajaran Dekanat FISIP UMM untuk menyukseskan agenda penting banget yang diadain di Meeting Hall Hotel Kapal Garden Sengkaling ini.

Sebagai dosen baru yang masih anak bawang banget, apalagi masih lulusan S-1, aku merasa sangat terkesan karena sebagian materi-materi yang kudapatkan adalah hal baru dan sebagian lain adalah jawaban atas keresahan-keresahanku selama mengikuti perkuliahan di bangku S-1. Aku merasa bahwa kedepannya ketika aku mengajar, aku sudah ada bekal untuk merumuskan kurikulum yang baik, proporsional, nggak marah-marah aja isinya, dan berarti bagi mahasiswa. Pematerinya adalah Ibu Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si (Dosen Ilm…

Jomblo Stadium 10

Gimana? Udah puas dengan judulnya? Setahun lebih ini, orang-orang melontarkan kata-kata "jomblo" pada diriku. Yaudah sih. Aku bahagia-bahagia aja. Udah biasa juga. Nggak pacaran juga masih hidup kok. Tulisan ini bukan karena keresahanku karena pengen banget punya status "pacaran" lho ya. Nggak! Definitely No!
Aku takut pacaran. Biar orang lain berkata cupu, yang penting aku tak mau lagi bermain-main soal perasaan. Eak! Mungkin aku bakal seperti ini untuk waktu yang lama. Urusan kapan nikah, mengingat saat ini sudah menginjak umur 25 tahun, kuserahin sama Yang Maha Kuasa aja. Semoga ada jalan aja dah. Pertimbangannya banyak sih.
Buat ngejalin hubungan dengan perempuan, aku belum bisa sampai berani menyatakan cinta gitu, atau sampai jadian. Aku perlu memastikan hal-hal berikut: 
1. Apakah aku siap untuk nyeriusin si perempuan ini? 2. Apakah aku punya cukup duit buat biaya pernikahan dan berrumah tangga nanti? (mengingat gaji masih bisa untuk hidup seorang bujang, la…

Meragukan Diri Sendiri

Sebulan yang lalu, aku dipanggil untuk menandatangani perjanjian kerja di Universitas Muhammadiyah Malang.
Akankah anda menebaknya?
Ya! Sesuai dugaan anda, saya jadi karyawan di kampus swasta yang tak diragukan lagi kredibilitasnya ini.

Tapi, saya hanya berbohong soal menjadi karyawan. Sebenarnya, ada realita yang sangat saya dambakan, walaupun pada akhirnya menjadi bom atom bagi diri saya sendiri. Yah, faktanya, sebulan lalu, saya telah menandatangani surat perjanjian kerja sebagai dosen di kampus S-1 saya. Bahagia dong, karena bisa mengabdi untuk kampus yang mendidik saya selama bertahun-tahun. Jurusannya, jelas sosiologi. Asal anda tahu, menjadi dosen kemudian menjadi professor, sudah menjadi cita-cita saya sejak SD dulu. Jadi, ketika saya mendapat kabar akan diterimanya seorang Rajih menjadi dosen, jelas seneng banget. Sangat bahagia! Bersyukur banget! Tak disangka karir menjadi dosen bisa kuraih secepat ini.

Lalu, bagaimana dengan bom atom yang saya sebutkan tadi?
Anda tahu lah,…

Aku Kuliah di Republik Ceko?

Nggak tahan sudah! Aku ingin membuat postingan soal diterimanya aku di salah satu universitas ternama di Republik Ceko/Czech Republic, yaitu Masaryk University di Brno. Konon, kampus ini sudah berdiri semenjak 100 tahun yang lalu. Namanya diambil dari seorang filsuf dan sosiolog bernama Tomas Garrigue Masaryk. Aku diterima di program Master of Cultural Sociology dengan menggunakan bahasa inggris pada proses belajarnya. Tadinya pengen ngeposting soal ini di instagram atau facebook, tapi khawatir dikira sombong dan pamer. Mending ya kuposting di blog saja, soalnya pengunjung blogku kan hampir nggak ada, LOL! Yang penting bisa kuabadikan. Soal pamer itu urusan nomor seribu sekian.

Ini adalah foto amplop berisi surat penerimaan yang kudapatkan langsung dari Masaryk University Ceko. Ternyata, Letter of Acceptance tidak cukup lewat email saja, tapi juga diposin langsung ke rumah. Sebulan setelah aku dikabarin kalau aku diterima, aku nerima kiriman itu. Yah, seorang ndeso kayak aku, yang ngg…

Melawan Keteraturan, Indonesia Banget?

Kamu lihat sesuatu nggak di foto ini?
Apa? Biasa aja?
Kamu berarti perlu sedikit belajar mengawang-awang soal masalah sosial di sekitarmu. Meskipun saya bukan ahli analisa sosial, saya paling nggak bisa sekonyong-konyong mikir ke mana-mana kalau lihat ada hal nyentrik dalam kehidupan sosial di sekitar saya, walaupun saya akui, analisa saya nggak sehebat bapak ibu dosen di kampus-kampus, para praktisi yang sering turun dalam menangani kasus-kasus penyimpangan sosial, atau pemerintah. Saya akui juga, saya kurang memahami kondisi di desa tempat saya tinggal saya sendiri, malahan saat pindah ke daerah lain, otak saya justru mulai aktif menganalisa sana sini. Paling nggak, melalui tulisan ini, saya mau mengajak diskusi para pembaca yang terhormat.

Ini yang saya temukan sepanjang saya tinggal di Jakarta. Kurang lebih bisa dihitung sebulan, kalau dijumlah-jumlahkan. Gambar ini saya ambil waktu naik ojek menuju penginapan, dan posisi sudah sangat lelah karena perjalanan jauh dan menenteng ta…

How Interesting is Sociology?

I am oftenly asked, "Sociology? What kind of major is that?", with cynical expression. Many people underestimate Sociology as they think that Sociology is not as famous as accountancy, civil engineering, or other prominent major in Indonesia. Sometimes, I feel upset due to their underesimating behaviour. They did not know that sociology is an important discipline which can teach people to understand themselves from any perspective, know deeply their problems and solve their solutions. The problems are the facts that they do not know the essence of Sociology as a knowledge and they do not want to know. I am not sure, but in abroad, Sociology can be the most favourite major that people want to learn. This condition has urged me to give more understanding regarding to Sociology for Indonesian throuh my works like this blog, my videos on YouTube, also my podcast.

Sociology is really interesting. Studying this major will impact to your mind. You will easily aware to any social c…