Langsung ke konten utama

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Nasi Sop Kikil
Pengamen di Bis (sorry gelap.
kamere HPnya jelek sih)
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. Waaahhhh.... aku paling ngga tahan sama yang namanya AC mobil n Bis ditambah saat itu aku lagi seperempat pusing. Wah... ningkat jadi setengah pusingnya. Tapi, lama kelamaan, orangnya turun. Pas dia turun langsung kumatiin tuh AC. Ah... lega deh. Perjalananku berlanjut sampai malam hari. Banyak sekali pengamen2 yang bervariasi dalam ngamennya. Hahahaaa... sempet kurekam dan nanti akan kuupload di posting berikutnya...
Setelah menunggu di perjalanan selama 3 jam lebih, sampailah aku di Pondok Gontor Putri 3. Aku bersyukur bisa sampai dengan selamat. Setelah turun, ada temanku nelpon. Lumayan lama sih. Setelah itu baru aku ngojek ke Pondok. Tadi aku turunnya di gerbang pinggir jalan. Untuk masuk ke pondoknya harus mbecak dulu karena jauh di tengah sawah. Hahahaaa.... Setelah sampai, segera aku menuju bagian penerimaan tamu untuk meminta tolong memanggilkan adikku. Sambil nunggu karena saat aku datang, adik2ku masih belajar sampe jam 10.00, aku nyari makan malam. Laper nih belum makan.... Hehe... ternyata ga ada warung yang buka. Terpaksa naik ojek cari nasi di pasar gendingan. Alhamdulillah dapeet... kirain malam ini aku akan kelaparaan.. Lalu aku kembali kepondok, makan dan menunggu adikku.
Jam 10.12, adikku datang dan kami ngobrol panjang melepas kerinduan... Obrolan kami tak terasa sampai jam 11.30 dan pada jam itu, adikku harus pulang ke rayonnya. Yap. silahkan kembali dan jangan lupa berdo'a ya! begitu pesanku pada adik.
Gontor Putri 3 (BAPENTA)
Keesokan harinya, Kami bertemu lagi dan sarapan bareng. Acara sarapan bareng ini mengingatkanku akan rumah. hahaaa. (nggak sampe nangis kok). Lalu, kami lanjutkan obrolan kami sampai jam 07.30 kemudian, adik2ku belajar sampai jam 11.00 . Siangnya kami bertemu lagi dan makan siang bersama. Setelah itu, kami banyak ngobrol tentang kehidupan masa depan dan juga tentang pelajaran yang tidak dipahami oleh adik2ku. berhubung mereka berdua akan menghadapi ujian, maka mereka bertanya padaku apa yang tidak mereka bisa atau yang tidak dipahami.

Akhirnya, jam menunjukkan pukul 14.50. Dan saat itu mendekati waktu Ashar. Waktu itu adalah waktu yang sebenarnya menyedihkan bagi kami karena kami akan berpisah. Aku berencana kembali ke pondok Bumio Darul Ma'rifat Kediri jam 3 sore biar ngga terlambat. Sebelum berpisah, aku berpesan kepada mereka untuk selalu berdo'a untuk kesuksesan mereka, Orang tua dan adik2 serta aku juga. Lalu, agar kita semua (keluarga :ayah, ibu, aku n adik2) hidup bahagia selamanya dan tidak ada gangguan atau belenggu jahat apapun yang mencengkeram kami. Dan satu lagi, untuk agar Allah mengampuni dosa2 kami, dosa orang tua kami dan dosa kaum mukminin di hari terjadinya hisab. Kemudian, kami berpisah setelah mereka bersalaman denganku. Aku hanya bisa menepuk bahu mereka. Kalau dipeluk ngga enak diliat orang. Hiks.. Belum jauh mereka meninggalkanku, kupanggil lagi mereka karena aku lupa dengan satu hal. Yaitu berfoto. Alhamdulillah... akhirnya kami sempat berfoto meskipun posisi fotonya salah... aaaahhh... aku sangat menyayangkan kesempatan berharga ini yang tidak bisa dibeli seberapapun harganya. Lalu, mereka berpamitan dan kata2 terakhir yang kuucapkan untuk mereka adalah "Ma'annajah...Ma'annajah". Kemudian aku pergi menuju gerbang dan naik ojek lalu menunggu bis.

Ya Allah... saat itu kepalaku pusing. Aku tak bisa membayangkan kalau nanti dalam perjalanan pulang di bis aku seperti orang pingsan pastinya. Biarlah...
Bersambung.....

Komentar

  1. Mantaf Akhi...., tapi photonya kurang narsis... hehhe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahahahaha... lagi kaku soale pak.. hehe

      Hapus
  2. dr. Rini Kusuma HayatiSelasa, 17 Desember, 2013

    Sangat senang, sebagai tambahan referensi karena saya ingin menyekolahkan anak yang masih di SD Buah Hati JAKARTA ke Gontor Putri. Hj.dr Rini Kusuma Hayati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah dr. Rini .. sy senang tulisan ini bisa membantu walau sedikit :)

      Hapus
  3. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  4. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  5. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  6. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  7. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  8. yg di foto,,, sepertinya kenal..

    BalasHapus
  9. Kakaku juga alumni gontor 3 thun kmrn

    BalasHapus
  10. antum kakaknya piyo" si rahmi rabbani ma dhia almira t??
    salam wat mereka yaw kak..

    BalasHapus

Posting Komentar

Komentarin yaa... Saya seneng banget kalau dikomentarin. Terima Kasih :)

Postingan populer dari blog ini

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

LEGALISASI BERKAS SEBELUM STUDI KE LUAR NEGERI

Baca ini biar nggak salah langkah kayak aku!
Biar nggak bolak balik ke Jakarta juga.
Karena lembaga-lembaga ini nggak akan peduli dengan apapun kondisimu.
Ini kutulis tanggal 1 Februari 2019.
Baca sampai selesai!

Sebelum ke luar negeri, tentu kita butuh dong yang namanya visa. Visa kita akan terbit setelah kita membuat janji temu di kedutaan, atau terserah sih, pokoknya sesuai dengan ketentuan dari kedutaan negara tujuan. Apalagi kalau ke luar negerinya dalam rangka untuk studi. Pada tulisan ini, aku pengen coba jelasin sedikit mekanisme terkait pengurusan beberapa berkas sebelum studi ke luar negeri, yaitu soal legalisasi berkas-berkas penting kayak SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Ijazah dan transkrip S-1, Akta Kelahiran, dan lain-lain.

Mungkin tiap negara tujuan itu berbeda-beda ketentuan. Nah, kebetulan, aku kan keterima di Masaryk University Republik Ceko nih buat kuliah S-2 (semoga bisa berangkat. balik lagi sih sama ketentuan Yang Maha Kuasa). Kampus tujuanku nyaratin bu…