Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

PACARAN, MENIKAH: Sebuah Kebanggaan? (bagian 2)

Gambar
Lanjutan...

Eits, tapi tenang. Aku termasuk orang yang percaya kalau Yang Maha Kuasa itu menciptakan makhluk-makhluknya dengan segala kelebihan. Kalau manusia itu mau berusaha, jelas kuat dong. Apalagi nahan perasaan soal cinta-cintaan begini, kecil!

Pernikahan


Siapa sih yang nggak bahagia kalau sudah ada di jenjang serius kayak gini? Menikah, cuy! Kamu dipertemukan dengan lawan jenismu dalam sebuah ikatan kuat, pakai janji suci lagi. Laki-laki, katanya, sampai deg-degan setengah mati kalau mau ijab kabul. Perempuan juga nggak kalah deg-degannnya karena dia akan melepas masa lajang, dan selepas ijab kabul, dia akan hidup bersama lelaki yang berani meminangnya, juga dicintainya, eak!

Semua orang sadar kalau nikah itu acara sakral dan ada sangkut pautnya dengan kehidupan masa depan seseorang. Maka wajar jika mereka ingin pernikahan ini adalah sesuatu yang mereka alami cukup sekali seumur hidup. Pasangannya cukup satu untuk selamanya. Kalau udah kayak gini, yang namanya cinta, kesetiaan, …

PACARAN, MENIKAH : Sebuah Kebanggaan?

Gambar
Penegasan: Tulisan ini ditulis dengan pola pikir subjektif penulis. Bisa jadi bener, bisa juga nggak bener. Awas ketawa kalau baca!

Ah! Aku ini bukan ahli soal pernikahan. Ngusahain buat nikah aja masih cupu dan nggak jadi. Entah caranya yang salah atau orang-orang di sekitar yang kurang menyetujui, sehingga rasanya sulit banget buat ngelangkah ke jenjang yang serius. Hahaha, sudahlah jih.. jih. Masih diratapin aja. Kayak si dia meratapimu aja, kayak orang-orang lain juga ikut meratapimu aja. Naif!

Di tulisan ini, aku coba berpendapat sebisaku. Karena kecupuanku soal pernikahan, apalagi menghadapi realita di mana tiap minggunya pasti ada teman-temanku yang menikah, atau udah pada mau serius nikahin si doi, juga si dia (si masa laluku) yang juga akan segera dinikahi oleh lelaki yang dicintainya, akhirnya muncul semacam kabut kegelapan dalam pikiranku yang menghasilkan pandangan-pandangan buruk pada sebagianorang yang akan menikah atau bahkan yang masih pacar-pacaran. Aku mulai sinis da…

Inilah Rasanya Nonton di Bioskop Sendirian

Gambar
Belum pernah nonton di bioskop sendirian?
Hahaha... Selamat! Hidupmu kurang berwarna!
Nonton rame-rame itu udah biasa banget. Seringnya orang-orang mikir kalau nonton ya jangan sendirian. Bisa bareng teman, atau bareng keluarga, atau bareng beloved mas atau mbak pacar (eaaaakk). Dan tiap kali aku mendatangi bioskop, nggak ada tuh yang sendirian. Pasti ada gandengannya, entah teman atau pacar gitu. Aku sendiri aja yang super pede sendirian antre beli tiket, beli paket popcorn sama minum yang paling murah, lalu  meluncur deh ke theatre. Emang paling pedee dah jadi orang. Hahaha. Eits, kenapa aku bilang kurang berwarna? Karena anda belum tahu betapa asyiknya sensasi nonton film sendirian.

Kenapa nonton sendirian, nggak bareng teman atau pacar?

Pertama, karena nggak punya pacar (ini bukan curhatan jomblo ngenes!). Kedua, teman-teman juga lumayan sibuk. Ketiga, I need to entertain myself. Hahaha. Nggak bisa ditahan sudah. Kalau lagi puyeng, menghabiskan waktu dengan diri sendiri, menghibur…