Langsung ke konten utama

Hutan Pinus Semeru: Dengarkan Suara Alam Di Sana!

Ternyata, ada loh tempat yang masih alami banget buat menikmati suasana hutan pinus di Malang! Tadinya kalau aku pengen lihat pinus-pinusan, yaa tinggal ke kota Batu aja soalnya di sana ada Coban Talun dan Coban Rais. Tapi, kedua tempat itu udah nggak sealami dulu karena banyak wahana-wahananya. Maksudnya, wahananya semacam mengurangi nuansa pepohonannya. Sedangkan di HPS (Hutan Pinus Semeru) ini, beuh! Emang sih banyak spot fotonya. Tapi, pepohonan banget, man! Sueger suasananya. Aku bareng teman-temanku (Firrizqi, Krisna, Mbak Naqiya, Mbak Nisa dan Mas Rahman) mencoba iseng bermain ke tempat yang konon katanya sejuk nan nyaman buat refreshing!

Di mana tempatnya?
Hutan Pinus ini ada di kaki gunung Semeru. Makanya namanya hutan pinus semeru. Tepatnya di Dukuh Arjosari kalau nggak salah, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Biar gampang, liat GPS aja! Udah ada kok😁


Ada apa aja di sana?
Banyak! Kamu bakal nemuin:
- Spot foto yang gokil. Di awal kamu masuk pintu depan, kamu bakal disuguhi dengan pemandangan pepohonan indah dengan jalan setapak berpaving, plus payung-payung indah berwarna merah dan putih bergelantungan. Kamu akan tergerak buat segera berfoto. Nggak hanya itu. Ada juga yang bentuknya tempat duduk plus mejanya, mobil, foto dengan background tulisan yang bikin kamu baper, ayunan, banyak dah bejibun. Nih beberapa fotonya!

Dari kiri: Mbak Naqiya, Aku (jaket hitam), Firrizqi, Mbak Nisa, Krisna dan Mas Rahman (duduk). 
Silahkan ngakak saat melihat posenya firrizqi!

Ini spot asyik buat foto keluarga sama kumpul-kumpul, atau main UNO. hahaha

Nggak usah nanya kenapa aku berpose di tulisan ini!

- Memanjakan Mata dengan Pemandangan alam. Heh, para pembaca! Baru aja aku menginjakkan kaki di tempat ini, aku udah dibikin heran. Sumprit kaget banget! Ini alam banget! Pohon-pohon pinus yang rindang, dan.. wuh! Aku sulit nyebutinnya. Dateng aja dah kalau mau tau! Hehe

- Mendengarkan Suara Alam. Ketika angin bertiup, kamu bakal denger pepohonan di sini seakan membisikkan sesuatu. Suaranya seperti gemuruh hujan, tapi bukan hujan. Yaa pohon-pohon itu yang bersuara. Apalagi sambil ngeliat langsung, siap-siap aja terkesima, sampai menitikkan air mata, saking indahnya alam yang sedang kalian kunjungin

- Ada warung-warung juga.. Kalau laper.

Apa aja yang harus disiapin sebelum ke sana?
Sebelum ke HPS, siapin kamera, kamera apapun dah! Kamera hape juga bisa. Karena kalo kamu nggak foto-foto di sana, uh sayang banget! Selain itu, bawa jaket karena lumayan dingin. Apalagi kalau pas hujan, wah, kamu bener-bener harus nyiapin payung atau juga jas hujan. Untungnya ketika aku dan teman-teman ke sana, hujan sih, tapi cuman sebentar. Keliatan banget sih mendungnya, pake gelap lagi. Tapi, pas reda, sinar matahari mulai menembus pepohonan dan memberi kehangatan. Wenak!

Jalan menuju HPS.
Hati-hati sama jalannya, karena jalan ke HPS masih belum diperbagus. Ya, bisa dibilang masih alam banget walaupun udah sering dipake lewat truk, mobil sama motor yang mau maen ke HPS sih. Kalau bisa, pake kendaraan yang bannya aman, khawatir kepleset. Pokoknya periksa dulu dah kendaraan kamu! Jangan sampai kehabisan bensin, bannya kempes atau bocor, dan lain-lain. Ketika nggak hujan, mungkin aman aja. Tapi setelah hujan, wuh tanahnya lembek dan lumayan jadi tantangan buat motor yang bannya agak tipis.

Berapa tiket masuknya?
Harga tiketnya lumayan. Antara murah dan nggak sih. Tergantung penilaian. Yaitu Rp 10.000. Belon parkirnye. Kagak ape-ape dah yang penting enjoy aje!

Kapan sih waktu yang pas buat ke HPS?
Saran aja nih, mending pagi jam 9 an sampai jam 3 sorean. Meskipun siang, di sana adem-adem aja, soalnya terik matahari yang nyengat bisa ketutup sama rindangnya pepohonan. Sejuk deh. Hari apapun bisa, silahkan. Asal pas lagi senggang aja.

Musholla (sebelah rumah yang ada terop birunya)
Catatan
Kemarin aku sempat nyari toilet dan musholla. Kata Mbak Nisa ada sih, tapi ternyata udah nggak berbentuk dan belum keurus lagi. Mushollanya hancur dan toiletnya nggak ada air. Akhirnya sempet nunda dulu sholat sama keinginan buang airnya. Hahaha. So, kalau bisa, amankan dulu keinginan buang airmu sebelum masuk, dan sholat dulu, biar nggak nunda sholat. Banyak kok musholla di sepanjang perjalanan menuju HPS.

Jadi, kapan kamu mau ke HPS sambil dengerin suara pepohonan berbisik padamu?
Mau sendirian atau bareng-bareng, bebas!

Komentar

Posting Komentar

Komentarin yaa... Saya seneng banget kalau dikomentarin. Terima Kasih :)

Postingan populer dari blog ini

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5
rayon : Asrama

Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m

Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuanya. tah…

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu.....


Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai....
Pertama naik, untung ada tempat duduk. Tapi, yang duduk di depanku nyalain AC. W…

LEGALISASI BERKAS SEBELUM STUDI KE LUAR NEGERI

Baca ini biar nggak salah langkah kayak aku!
Biar nggak bolak balik ke Jakarta juga.
Karena lembaga-lembaga ini nggak akan peduli dengan apapun kondisimu.
Ini kutulis tanggal 1 Februari 2019.
Baca sampai selesai!

Sebelum ke luar negeri, tentu kita butuh dong yang namanya visa. Visa kita akan terbit setelah kita membuat janji temu di kedutaan, atau terserah sih, pokoknya sesuai dengan ketentuan dari kedutaan negara tujuan. Apalagi kalau ke luar negerinya dalam rangka untuk studi. Pada tulisan ini, aku pengen coba jelasin sedikit mekanisme terkait pengurusan beberapa berkas sebelum studi ke luar negeri, yaitu soal legalisasi berkas-berkas penting kayak SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Ijazah dan transkrip S-1, Akta Kelahiran, dan lain-lain.

Mungkin tiap negara tujuan itu berbeda-beda ketentuan. Nah, kebetulan, aku kan keterima di Masaryk University Republik Ceko nih buat kuliah S-2 (semoga bisa berangkat. balik lagi sih sama ketentuan Yang Maha Kuasa). Kampus tujuanku nyaratin bu…