Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

SUKA DUKA MEMPERJUANGKAN STUDI LUAR NEGERI Bagian 2

Lanjutan...
Jadi, 2 tahunku yang nampak sebagai orang "nganggur tak punya pekerjaan dan kerjaan" jika dibandingkan teman-temanku atau para kerabat, kuisi dengan belajar bahasa, tes bahasa, nyari info kampus, mbandingin, daftar-daftar kampus dengan persyaratan yang seadanya, nerjemahin dokumen-dokumen, coba-coba daftar beasiswa meskipun sering submit di injury time karena sok-sok pengen nulis essay bagus, juga sampai bikin personal statement atau motivation letter buanyak dengan tujuan kampus bermacam-macam. Yah... sampai sering banget scan dokumen, ke dosen, scan, ke dosen lagi. Banyak. Sempet juga daftar ke sebuah kampus yang mengharuskan aku ngirim berkas asli ke sana di mana biayanya mahal banget, namun apa daya dokumennya nggak nyampai juga. Tuhan Maha Berkehendak dan Maha Mengatur Segalanya. Eits, yang namanya ngedatengin edufair, udah berapa kali tuh.

Begitulah...

Tapi aku dapet pelajarannya. Yang tadinya nggak punya SKCK akhirnya jadi tahu gimana ngurusnya. Tahu juga …

SUKA DUKA MEMPERJUANGKAN STUDI LUAR NEGERI

Mewujudkan agar bisa kuliah di luar negeri nggak semudah ngomong "aku pasti bisa kuliah di luar negeri". Wuih bener capek. Yang nggak pengen capek, mending mikir-mikir dulu dah buat kuliah ke luar negeri. Suer deh. Daripada nggak jadi. Ini aja aku masih ragu apa aku bakal kuat. Tapi, selama masih optimis, pasti Yang Maha Kuasa bakal ngasih jalan.

Ceritanya...
Pelan-pelan ya. Flashback dulu.

Saat SD, aku berkeinginan dan bercita-cita ingin menjadi Professor. Agar bisa memberikan kontribusi penting bagi bangsa. Aku ingin bisa memajukan bangsaku dengan menjadi seorang professor.

Waktu berlalu, aku masih ingat dengan cita-cita seorang anak SD yang culun itu, walau dia pernah
juara kelas di saat akhir kelas 6 SD. Hahaha. Saat studi di pondok, aku banyak berkegiatan menulis, berjibaku dengan komputer dan kesekretariatan, serta pengalaman organisasi lain. Secara akademik, rendah! Tapi, aku semacam tak peduli. Yang penting jalani dulu aja. Singkatnya, aku lulus dengan lega, mengabdi…

LEGALISASI BERKAS SEBELUM STUDI KE LUAR NEGERI

Baca ini biar nggak salah langkah kayak aku!
Biar nggak bolak balik ke Jakarta juga.
Karena lembaga-lembaga ini nggak akan peduli dengan apapun kondisimu.
Ini kutulis tanggal 1 Februari 2019.
Baca sampai selesai!

Sebelum ke luar negeri, tentu kita butuh dong yang namanya visa. Visa kita akan terbit setelah kita membuat janji temu di kedutaan, atau terserah sih, pokoknya sesuai dengan ketentuan dari kedutaan negara tujuan. Apalagi kalau ke luar negerinya dalam rangka untuk studi. Pada tulisan ini, aku pengen coba jelasin sedikit mekanisme terkait pengurusan beberapa berkas sebelum studi ke luar negeri, yaitu soal legalisasi berkas-berkas penting kayak SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Ijazah dan transkrip S-1, Akta Kelahiran, dan lain-lain.

Mungkin tiap negara tujuan itu berbeda-beda ketentuan. Nah, kebetulan, aku kan keterima di Masaryk University Republik Ceko nih buat kuliah S-2 (semoga bisa berangkat. balik lagi sih sama ketentuan Yang Maha Kuasa). Kampus tujuanku nyaratin bu…