Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Apa yang Kurasakan Ketika Sudah Bisa Studi S2 di Luar Negeri

Setelah berproses untuk waktu yang lama, akhirnya ada tanda-tanda aku bisa lanjut kuliah S2 di luar negeri. Walaupun di Malaysia, negara tetangga, tapi tetep aja prosesnya panjang dan nggak bisa diremehin! Gimana nggak? Coba bayangin:
1. Malaysia itu multikultur. Nggak semua bisa pakai bahasa melayu. Toh orang Indonesia juga nggak semua paham bahasa Melayu; 2. Kampus tujuanku peringkatnya nggak main-main. Masuk 200 besar loh tingkat ranking dunia. Tentu nggak semua orang bisa masuk sana dan bisa ke Malaysia. 3. Persyaratan masuknya, harus mempunyai sertifikat IELTS minimal 6.0. Buat dapet skor 5.5 aja aku usaha keras pake banget. Alhamdulillah IELTS ku sekarang 6.0 walaupun sebenarnya masih sangat kurang karena rata-rata kampus luar negeri menyaratkan minimum skor IELTSnya adalah 6.5.
dan berbagai faktor lain.
Jujur saja, yang kurasakan sekarang adalah:
1. Takut. Khawatir bahasa Inggrisku masih belepotan dan nggak semua orang Malaysia memahami omonganku; 2. Takut juga. Khawatir kualit…