Berbagi di MSPP Batch 3


Anda pasti belum tahu MSPP, kan? Anda perlu memperbarui informasi! MSPP itu akronim dari Muhammadiyah Scholarship Preparation program. Sebuah program besutan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang berkolaborasi dengan Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, Lazismu, juga beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan lain-lain yang dirancang untuk menyiapkan kader-kader Muhammadiyah ke jenjang studi lanjut di luar negeri. Tahun ini, total sudah 3 kali diadakan dan bisa disebut MSPP Batch 3. Program ini khusus memberikan pendidikan bahasa Inggris kepada peserta-peserta kader-kader Muhammadiyah dari seluruh Indonesia di lembaga bahasa UMS dan di Kampung Inggris Pare Kediri, tepatnya di Global English, lengkap dengan uang saku per bulan, asrama dan biaya kursus yang sudah tercover oleh MSPP.

Para alumni MSPP sedang berbagi pengalaman.
Dari kiri, Mbak Desfa, saya, Riza, Mbak Khusnul dan Nana (Alviana).

Alhamdulillah, karena saya salah satu alumni MSPP Batch 2, saya diundang untuk ikut meramaikan sesi sharing bareng alumni di Baitul Arqam MSPP Batch 3, bertempat di Pusbang Muhammadiyah Jalan Kaliurang Yogyakarta. Foto di atas adalah alumni-alumni MSPP yang duduk berderat di depan para peserta dan sedang menyampaikan bagaimana program yang mereka jalani di MSPP dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan diri untuk meraih cita-cita dalam mendapatkan beasiswa atau mampu studi lanjut di luar negeri. Sesi sharing kemarin dihadiri oleh Mbak Desfa (Alumni Batch 1), dan para Alumni Batch 2 seperti saya sendiri dan panitia MSPP Batch 3 ini yaitu Riza Nuzulul Huda, Alviana Nabilah dan Mbak Khusnul Khusairi.

Berfoto bersama para peserta MSPP Batch 3

Ini bukan soal sharing bagaimana impact program MSPP pada kami, tapi juga bagaimana nanti proses belajar selama mengikuti program MSPP. Saya selalu salut dengan para peserta, baik batch 1 sampai batch 3 ini. Banyak dari mereka yang lebih tua dari saya, tapis emangat belajarnya tak pernah luntur. Bahkan, perkembangan beliau-beliau itu bagus-bagus, loh! Saya malah perkembangannya gitu-gitu aja. Yaa memang tiap orang beda-beda sih. Hahaha.

Motivasi kami waktu itu banyak kepada bagaimana memaklumi bahwa kemampuan tiap orang tidaklah sama. Merupakan suatu keniscayaan jika nanti ada yang bahasa Inggrisnya lebih unggul. Jika masih segitu-segitu saja, tidak perlu berkecil hati, karena program 3 bulan MSPP ini bukan satu-satunya alat untuk meningkatkan bahasa Inggris. Tapi kalau dapet "dasar" belajar bahasa Inggris khususnya IELTS, saya jamin pasti bakal dapet. Tinggal nanti pasca program berakhir, para peserta harus bisa self-study untuk meningkatkan dan mempertahankan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Foto bersama kawan-kawan yang kebetulan juga peserta.
Dari kiri: Mas Ramadhani Al-Barauwi, Zia Khakim,
Mbak Luciana Anggraini, saya, Heni Satriani
MSPP bukan soal memintarkan bahasa inggris, tapi juga proses perkaderan. Nilai-nilai ideologi dan militansi juga ditanamkan secara mendalam di MSPP. jad, wajar jika kegiatan Baitul Arqamnya tak hanya materi pengantar tentang beasiswa dan bahasa, tapi juga yang paling utama adalah materi ideologi dan juga ada kegiatan outbound untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama kader persyarikatan.

Mau ikut MSPP? Tunggu aja infonya! Saat ini, para awardee MSPP Batch 3 sudah mulai belajar peningkatan bahasa di UMS dan di Global English Pare Kediri. Semoga semua dapat mencapai apa yang dicita-citakan.

Komentar