Langsung ke konten utama

Nikmatnya Menyantap Masakan Sendiri

 

Sarapan nasi, pecel, telur ceplok dan nugget ayam

Kemarin (28/1/2021), saya masak untuk makan dari pagi sampai sore. Cukup menanak nasi, bikin sambel pecel (meskipun instan), goreng telur sama nugget popcorn ayam. Semua serba instan sih hahaha. Seinget saya, karena masih cupu banget soal masak memasak gini, kemarin perlu waktu satu jam untuk menyiapkan semuanya ini. Kirain tadinya bisa nunggu nasi mateng sambil senam SKJ 2004 di kamar. Ternyata dugaanku salah. Bukannya senam, tapi malah harus cuci piring sama peralatan makan lain. Hahaha. Numpuk! Selain itu harus ke dapur lantai satu buat ngambil telur, jeruk nipis, air panas buat bumbu sambel pecel dan air minum. Sampai kamar, malah ngiris bawang merah sama putih buat dicampur ke telur. Jeruk nipisnya iseng saya tambahin dikit ke adonan telur dan ke bumbu sambel pecel yang udah diaduk aduk dengan air panas. Oiya, saya tambain juga ke beras yang lagi di masak.

Setelah mateng semua, ada sesuatu yang muncul dalam benak dan pikiran saya. Tahu ngga? Ternyata, abis masak itu rasanya SENNEEENG BANGET! Puas rasanya, meskipun sederhana banget! Tanpa pikir panjang, saya ambil piring, nyendok nasi pakai centong, naruh telur sama popcorn ayam, baru disiram pakai sambel pecel. Semuanya masih anget!! 

Saya duduk depan laptop, nyalain film di Netflix, kemudian suapan pertama mendarat di mulut. UUUUUWWWWWW.. Ennak banget!!! Ternyata, masakan saya nggak seburuk itu, hahahaha! Sederhana gini, tapi enaknya Masyaallah. Muantap! Bahkan sampai nambah dua kali.

Makanannya bisa sampai sore memang. Malamnya, saya bikin bihun ditambah nasi yang udah tinggal dikit, plus sambel pecel. Oiya, lagi-lagi saya goreng telur untuk makan malam. Emang mudah dan enak sih. Alhamdulillah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Ke Gontor Putri 3

Owh.... Jum'at siang itu..... Aku berangkat menuju tempat adik2ku berjuang. Di Gontor Putri 3, Karangbanyu, Widodaren, Ngawi. Jauuuuhh..... Puol... Yah... aku ingin melihat keadaan adikku di sana. Semoga mereka baik2 saja dan mereka bisa belajar dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang sangat banyak. Mumpung hari2 ini masih kosong dan para santri sedang belajar untuk persiapan ujian tulis, ya... kenapa nggak. Sama, di gontor putri juga sedang hari2 belajar dan belum memulai untuk ujian. Perjalanan sungguh jauh. Aku sendiri masih mikir2 sebelum berangkat gara2 saat itu aku dalam keadaan seperempat sakit kepala. Sakit kepalanya nih, sisa dari sakit kepala 2 hari yang lalu yang pas sebelum UAS (seperti yang kuceritakan sebelumnya). Ok lah! Bismillah. Yakin semua akan baik-baik saja. Everything is Gonna be Okay!. Sebelum berangkat aku makan sop kikil dulu di warung lalu naik bis. Perjalanan dimulai.... Nasi Sop Kikil Pengamen di Bis (sorry gelap. kamere HPnya jele

Pengangkatan mudabbir

note : mudabbir: Pengurus di pondok gontor yang diambil dari kelas 5 rayon : Asrama Tanggal 15 syawwal 1430 h / 4 Oktober 2009 m Hehehe..... pengangkatan mudabbir. adalah suatu acara yang ditunggu2 oleh segenap siswa kelas 5. Gimana nggak lha wong itu yang menentukan dia tuh jadi pengurus atau jadi pengangguran gak punya kerjaaan selain ke Masjid dan Insya Allah cuma itu dan gak ada kerjaan lain... tapi beda dengan orang yang otaknya encer dia akan memanfaatkan waktukosong untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat. Waktu itu aku bareng temen2 ITQAN berangkat bareng dari Gedung Tunis Lantai 2 ke masjid Lantai dua dengan menggunakan baju putih, peci dan celana hitanm serta tak lupa buku tulis dan pena tentunya. Saat yang mendebarkan... Hatiku bertanya2 aku jadi mudabbir ga ya?? kalo iya mudabbir rayon mana??? sedangkan aku sekarang duduk di kelas 5 R . Rasanya ga mungkin aku jadi Mudabbir karena untuk memungkinkan jadi Mudabbir itu kelas B sampai N. Dibawah itu proletar semuan

LEGALISASI BERKAS SEBELUM STUDI KE LUAR NEGERI

Baca ini biar nggak salah langkah kayak aku! Biar nggak bolak balik ke Jakarta juga. Karena lembaga-lembaga ini nggak akan peduli dengan apapun kondisimu. Ini kutulis tanggal 1 Februari 2019. Baca sampai selesai! Sebelum ke luar negeri, tentu kita butuh dong yang namanya visa. Visa kita akan terbit setelah kita membuat janji temu di kedutaan, atau terserah sih, pokoknya sesuai dengan ketentuan dari kedutaan negara tujuan. Apalagi kalau ke luar negerinya dalam rangka untuk studi. Pada tulisan ini, aku pengen coba jelasin sedikit mekanisme terkait pengurusan beberapa berkas sebelum studi ke luar negeri, yaitu soal legalisasi berkas-berkas penting kayak SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), Ijazah dan transkrip S-1, Akta Kelahiran, dan lain-lain. Mungkin tiap negara tujuan itu berbeda-beda ketentuan. Nah, kebetulan, aku kan keterima di Masaryk University Republik Ceko nih buat kuliah S-2 (semoga bisa berangkat. balik lagi sih sama ketentuan Yang Maha Kuasa). Kampus tujuank