Mengurus Perpanjangan Visa Pelajar di USM


Sebagai mahasiswa di Malaysia, saya tentu harus punya visa pelajar. Bahkan, salah satu proses panjang yang saya lalui sebelum berangkat studi di Universiti Sains Malaysia, Penang, itu adalah ngurus visa. Dulu ngurusnya di Menara Palma, Kuningan, Jakarta. Kalau sekarang ternyata udah nggak di Menara Palma lagi, karena udah dipindah ke Kedutaan Malaysia.

Urusan visa ini berkaitan dengan proses belajar, plus soal keamanan dan kenyamanan selama tinggal di Malaysia. So, ngurus visa tuh penting! Kalau sampai kelewat, atau bahkan nggak keurus, susah nantinya. Malahan dikira imigran gelap ntar. Apalagi buat mahasiswa tuh visanya visa khusus, yaitu visa pelajar. Untungnya, kampus tempat saya belajar, Universiti Sains Malaysia, bisa membantu pengurusan visa melalui salah satu unit kerjanya yang namanya IMCC (International Mobility and Collaboration Centre). IMCC bisa kita katakan sebagai kantor internasionalnya USM. 

Hari ini, saya habis ngelanjutin urusan perpanjangan visa di IMCC. Visa saya expired di bulan Desember kan. Seharusnya, ngurusnya tuh 3 bulan sebelum masa berlakunya habis. Eh, karena lagi padet kegiatan, saya tunda-tunda. Akhirnya, saya baru bisa ngurus pembaruan visa di bulan November. Syarat-syaratnya, kalau saya nggak salah inget, adalah:

  1. Paspor (di dalamnya tentu sudah ada tertempel stiker visa yang mau habis masa berlakunya)
  2. Letter of Acceptance (LoA)
  3. Surat keterangan dari Institute for Postgraduate Studies (IPS). Entah ya kalau undergraduate, hehe..
  4. Bukti pembayaran asuransi
  5. Bukti pembayaran biaya pengurusan visa ke EMGS

Nomor antrean diambil di sini
Ceritanya, waktu itu saya langsung aja dateng ke IMCC, berbekal sedikit arahan dari Widi, kawan saya yang waktu itu saya ceritain di postingan-postingan sebelumnya. Arahan dari Widi, saya harus siapin uang sekitar RM600 dan berkas-berkas seperti paspor, LoA dan surat dari IPS. Mengenai pembayarannya, dia bilang kalau mending tanya langsung aja sama petugas di IMCC. 

Ketika sampai di IMCC, saya ambil nomor antrean di mesin yang sudah disediakan, lalu duduk menunggu panggilan. Btw, suasana di IMCC nyaman banget! Teratur karena harus antre nunggu panggilan itu, sama disediain banyak kursi, ada koran atau majalah juga kalau mau nunggu sambil baca-baca. Setelah dipanggil, saya masuk ke ruang visa office.

Salah satu sudut di bagian pengurusan visa.
Ada rak majalahnya.

Saya serahkan berkas-berkas yang saya punya, lalu petugas mengarahkan saya untuk ambil blanko atau borang khusus untuk pembaruan visa mahasiswa postgraduate. Setelah itu, saya diarahkan untuk apply asuransi dan bayar transfer ke EMGS. 

Pembayaran asuransi yang sekarang itu lebih mudah dan mungkin lebih terjangkau, karena USM bekerjasama dengan perusahaan asuransi. Jadi, kemarin saya apply asuransinya lewat https://online.berjayasompo.com.my/usm/ secara online, bayarnya pun juga pakai kartu debit. Saya pilih yang paling murah aja hehe, sekitar RM462 atau setara dengan Rp 1.580.000 lebih. Itu kurs sekarang sih. Entah besok. Hehe. Apply asuransinya pakai email student USM. Nanti, bukti pembayaran akan dikirim ke email tersebut biar bisa kita download dan kita print buat di kasih ke IMCC. Setelah itu, saya bayar proses pengurusan visanya ke rekening EMGS. Semua bukti pembayaran langsung saya berikan ke IMCC. 

Saat semua berkas sudah diterima oleh petugas, saya diberitahu untuk cek perkembangan aplikasinya di website EMGS. Kalau sudah 90%, bisa ke IMCC lagi.

Sayangnya, saya mengabaikan hal itu. Saya mengikuti kata salah seorang kawan kalau nanti IMCC yang panggil jika prosesnya sudah sampai 90%. Dua minggu berlalu, masih di Bulan November, ternyata prosesnya sudah 90%. Tapi, saya biarkan saja karena saya teringat perkataan kawan kalau nanti IMCC yang bakal telpon saya untuk datang ke sana. Nah, sudah berlalu hampir dua bulan, sampai sekarang, kok tidak ada panggilan juga dari IMCC. Sebenernya, di akhir Bulan Desember, ada juga salah satu kawan saya yang sudah 90%. Beliau juga bingung kalau sudah 90% itu harus bagaimana. Ternyata, setelah beliau tanya ke IMCC via whatsapp, beliau diarahkan untuk ke IMCC langsung untuk membayar perpanjangan visa. Beliau juga kabari saya kalau saya juga sudah bisa ke IMCC. Tapi saya masih coba menunggu panggilan saja. Ternyata, saya salah.

Pagi tadi, saya coba ke IMCC. Setelah ambil nomor antrean, seperti biasa saya duduk menunggu panggilan. Fyi, pelayanan visa di IMCC ini hanya buka beberapa jam saja, dari 09.30-12.30 Waktu Malaysia. Saya coba datang jam 09.35, ternyata sudah ada beberapa orang yang antre hahaha. 

Setelah dipanggil, saya masuk ke ruang visa. Saya sampaikan ke petugas kalau proses aplikasi saya sudah 90%. Petugas meminta saya untuk menyerahkan paspor dan mengisi form kecil. Namun, setelah petugas mengecek tanggal kadaluarsa visa saya, beliau mengatakan kalau saya sudah lewat tanggal dan harus ada biaya tambahan untuk permasalahan ini. Biaya untuk perpanjangan visa adalah RM85. Sedangkan karena saya terlambat, jadi ya ditambah RM110. Total saya harus membayar RM195. Untung duitnya ada. Setelah membayar, paspor saya diproses. Saya juga ditanyain apakah perlu fotokopian paspor apa tidak. Saya jawab iya saja. Akhirnya saya diberi fotokopi paspor dengan keterangan kalau paspor saya masih diurus perpanjangannya di Penang. Kemudian, petugas IMCC berkata jika nanti mereka akan hubungi saya jika paspor sudah siap. Inilah saat di mana saya harus menunggu call dari IMCC. Hahahaha.

Begitulah. Pelajarannya, jangan sampai lalai. Ragu tentang apa-apa, mending langsung tanya ke kantornya atau ke penanggungjawabnya langsung. Terkadang, info dari kawan juga simpang siur.

Good luck! terima kasih sudah membaca!

Komentar